Kompas TV nasional berita kompas tv

Hasil Putusan Sidang Etik Firli Bahuri jadi Pertaruhan Kredibilitas KPK

Rabu, 16 September 2020 | 15:15 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Sidang etik Dewan Pengawas KPK dengan agenda pembacaan putusan untuk Ketua KPK Firli Bahuri pada Selasa kemarin, ditunda.

Penundaan sidang karena ada Dewang Pengawas yang bersidang melakukan kontak dengan salah satu pegawai KPK yang terinfeksi covid-19.

KPK akan langsung melakukan tes usap kepada sejumlah karywan, sebagai upaya pencegahan penularan virus yang lebih luas.

Sidang digelar atas aduan koordinator Masyarakat Antikorupsi Indonesia, MAKI, Boyamin Saiman.

Karena itu, Boyamin menilai Firli bergaya hidup mewah. Bahkan, kemarin Boyamin juga mendatangi KPK untuk memberikan bukti tambahan yang menurutnya bisa memberatkan Firli Bahuri.

Selain dugaan hedonisme, ia juga menilai ada dugaan gratifikasi di balik penggunaan helikopter oleh Firli Bahuri.

Menurut Tumpak Hatorangan Panggabean, Ketua Dewan Pengawas sekaligus Ketua SIdang Etik Ketua KPK, Firli Bahuri, Dewan perlu mendengar pleidoi Firli sebelum memutuskan bersalah sesuai tingkat pelanggaran.

Sementara itu, lembaga pemantau korupsi, ICW menilai Dewan Pengawas lamban dalam memutus sidang etik terhadap Ketua KPK, Firli Bahuri.

ICW menilai bukti Firli melanggar kode etik sudah ada.

Publik menanti apa putusan yang akan diberikan Dewan Pengawas KPK, karena putusan ini akan menjadi pertaruhan kredibilitas KPK dan Dewan Pengawas KPK.

Untuk membahasnya, bergabung secara online, mantan Wakil Ketua KPK, M Jasin. Lalu ada koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia, MAKI, Boyamin Saiman. Serta Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah, Azyumardi Azra.  

Penulis : Dea Davina


KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!


BERITA LAINNYA


Berita Daerah

Mahasiswa Tuntut Pembebasan UKT

Selasa, 19 Januari 2021 | 22:29 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
22:44
BUPATI MANGGARAI TIMUR POSITIF COVID-19 TANPA GEJALA DAN TENGAH JALANI ISOLASI MANDIRI DI RUMAH DINAS   PB IDI JUGA MEMINTA PEMERINTAH MENAMBAH JUMLAH RUMAH SAKIT UNTUK PASIEN COVID-19 SECARA BERKALA   KASUS COVID-19 TERUS MENINGKAT, PB IDI MEMINTA PEMERINTAH MENAMBAH JUMLAH TENAGA KESEHATAN   HINGGA SAAT INI, PALANG MERAH INDONESIA PUNYA 64 ALAT UNTUK AMBIL DONOR PLASMA KONVALESEN BAGI PENYINTAS COVID-19   ADPPI DORONG PEMERINTAH MENGELUARKAN REGULASI VAKSINASI MANDIRI UNTUK PERCEPAT PEMULIHAN EKONOMI NASIONAL   SATGAS COVID-19: KASUS MINGGUAN DI INDONESIA PADA 11-17 JANUARI 2021 MENCAPAI PUNCAK TERTINGGI SELAMA PANDEMI   JUBIR SATGAS COVID-19 WIKU ADISASMITO SEBUT VAKSINASI MANDIRI COVID-19 HARUS GUNAKAN VAKSIN YANG MEMILIKI IZIN BPOM   JUBIR SATGAS COVID-19 WIKU ADISASMITO: HINGGA SAAT INI RENCANA VAKSINASI MANDIRI MASIH DALAM TAHAP PEMBAHASAN   JELANG “FIT & PROPER TEST”, CALON KAPOLRI KOMJEN LISTYO SIGIT PRABOWO SERAHKAN NASKAH MATERI KE KOMISI III DPR   BAWASLU: ADA 917 PELANGGARAN NETRALITAS APARATUR SIPIL NEGARA SELAMA PELAKSANAAN PILKADA SERENTAK 2020   KEMENKES: SAAT INI SUDAH ADA DUA RUMAH SAKIT DAN KRI DR SOEHARSO YANG BEROPERASI DI MAMUJU, SULBAR   HINGGA 19 JANUARI 2021, TIM DVI POLRI TELAH MENGIDENTIFIKASI 40 JENAZAH KORBAN PESAWAT SRIWIJAYA AIR SJ-182   BASARNAS: HINGGA 19 JANUARI 2021, KORBAN MENINGGAL GEMPA SULBAR BERTAMBAH MENJADI 90 ORANG   HINGGA 19 JANUARI 2021, TIM SAR MELAKUKAN PENCARIAN TERHADAP 20 SEKTOR DI 4 KELURAHAN TERDAMPAK GEMPA SULBAR