Kompas TV internasional kompas dunia

Militan Gaza Lancarkan Serangan Sebagai Protes Kepada Israel, UAE dan Bahrain

Rabu, 16 September 2020 | 12:19 WIB
militan-gaza-lancarkan-serangan-sebagai-protes-kepada-israel-uae-dan-bahrain
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, kiri, Presiden Donald Trump, Menteri Luar Negeri Bahrain Khalid bin Ahmed Al Khalifa dan Menteri Luar Negeri UAE Abdullah bin Zayed al-Nahyan di Blue Room Balcony setelah penandatanganan normalisasi hubungan diplomatik, Selasa, 15 September 2020, di Washington. (Sumber: (Foto AP / Alex Brandon))

YERUSALEM, KOMPAS.TV- Militan di Gaza menembakkan roket ke wilayah Israel dan pesawat-pesawatnya. Kejadian ini merupakan bentuk protes terhadap penandatanganan pakta normalisasi hubungan diplomatik yang ditandatangani Israel dengan Uni Emirat Arab (UAE) dan Bahrain pada Selasa (15/9/2020).

Di pihak yang berseberangan, militer Israel pun menyatakan telah melancarkan sekitar 10 serangan udara di Gaza yang dikuasai Hamas pada Rabu pagi. Selain itu, sebanyak 15 roket telah ditembakkan dari wilayah Gaza ke komunitas Israel di dekat perbatasan.

Pada hari Selasa, sebuah roket dari Gaza juga menghantam kota pantai Ashdod di Israel dan melukai dua orang. Peristiwa ini terjadi bersamaan dengan penandatanganan normalisasi hubungan diplomatik antara Israel dengan Uni Emirat Arab dan Bahrain yang dilaksanakan di Gedung Putih, Amerika Serikat.

Seperti dilansir dari Reuters, tidak ada korban yang dilaporkan dari kedua pihak atas pertempuran yang terjadi di perbatasan Israel-Gaza ini. Militer mengatakan delapan roket yang diluncurkan pada Rabu dicegat oleh sistem anti-rudal Iron Dome.

Dalam sebuah pernyataan, militer mengatakan target di Gaza adalah pabrik pembuatan senjata dan bahan peledak, serta sebuah senyawa yang digunakan oleh Hamas untuk pelatihan dan eksperimen roket.

Tanpa menyebut faksi tertentu, kelompok Jihad Islam di Gaza mengatakan bahwa serangan ini dilakukan sebagai tanggapan atas serangan udara yang dilakukan Israel.

Warga Palestina yang ingin merdeka, memandang kesepakatan yang ditengahi AS tersebut sebagai pengkhianatan terhadap perjuangan mereka. Palestina menyebut normalisasi hubungan antara Israel dengan UAE dan Bahrain sebagai “tusukan dari belakang yang berbahaya”.

Editor : Tussie Ayu

TAG : GazaIsrael


BERITA LAINNYA


Berita Daerah

Pria Paruh Baya Ditemukan Tewas Di Parit

Minggu, 20 September 2020 | 03:33 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
05:51
ANTOINE GRIEZMANN ANTARKAN BARCELONA MENANG 1-0 ATAS ELCHE   GARETH BALE RESMI KEMBALI KE TOTTENHAM HOTSPUR   BACA BERITA KOMPAS.ID, BONUS E-BOOK GRAMEDIA DIGITAL. SEGERA AKSES: KLIK.KOMPAS.ID/PAKET DIGITAL   WEBINAR NARASI BRAND BERSAMA TARRENCE PALAR DAN HANDOKO HENDROYONO. DAFTAR DI INSTITUTE.KOMPAS.ID!   GUBERNUR JAWA TIMUR SIAPKAN PEMBENTUKAN RUMAH SAKIT LAPANGAN DI MALANG   IRLANDIA LAKUKAN PEMBATASAN DI DUBLIN SETELAH TERJADI PENINGKATAN KASUS POSITIF COVID-19   MENTERI LUHUT B PANDJAITAN TEGASKAN TENAGA KESEHATAN DIPRIORITAS TERTINGGI MENDAPAT VAKSIN COVID-19   MAROKO TEKEN KONTRAK PEMBELIAN VAKSIN COVID-19 DENGAN PERUSAHAAN FARMASI ASAL RUSIA R-PHARM   LPSK SIAP LINDUNGI SAKSI DALAM KASUS KEBAKARAN GEDUNG KEJAKSAAN AGUNG   PEMPROV RIAU SEDIAKAN FASILITAS ISOLASI UNTUK 1.521 PASIEN COVID-19 DENGAN GEJALA RINGAN DAN TANPA GEJALA   KETUA MPR MINTA KPU BERSINERGI DENGAN DUKCAPIL MEMVERIFIKASI DAN MEMUTAKHIRKAN DATA PEMILIH PADA PILKADA 2020   LPSK HARAP PEMERINTAH BENAHI PROSES PERIZINAN DALAM PEREKRUTAN & PENEMPATAN ANAK BUAH KAPAL (ABK)   PILKADA 2020, KETUA DPR MINTA KPU DAN BAWASLU SOSIALISASIKAN PROTOKOL KESEHATAN COVID-19 SECARA RINCI DAN MASIF   KPU SIDOARJO, JATIM, SIAPKAN BILIK KHUSUS PEMILIH BERSUHU TUBUH DI ATAS 37,3 DERAJAT CELSIUS DI TPS