Kompas TV regional berita daerah

Nelayan Lempari Bom Molotov ke Kapal Petambang Sebagai Aksi Penolakan

Rabu, 16 September 2020 | 08:40 WIB

MAKASSAR, KOMPAS.TV - Sejumlah nelayan yang menolak penambangan pasir di perairan sekitar Makassar, Sulawesi Selatan, melakukan pelemparan bom molotov saat berunjuk rasa.

Yang anda saksikan ini merupakan rekaman kamera pemantau atau CCTV dari atas kapal petambang pasir.

Baca Juga: Video Viral Sopir Angkot Tabrak Polisi, Ternyata Takut Ditilang!

Dari visual ini tampak pelemparan bom molotov datang dari salah satu kapal nelayan yang mendekati kapal petambang pasir.

Akibat pelemparan ini, sempat muncul kepulan asap di salah satu sisi bagian dek kapal.

Pelemparan bom molotov ini terjadi saat sejumlah nelayan melakukan protes kegiatan penambangan pasir karena dianggap mengurangi tangkapan ikan.

Pasca-kejadian ini, polisi telah memeriksa 12 nelayan pengunjuk rasa yang diduga terlibat pelemparan bom molotov.

Tak hanya melakukan pelemparan bom molotov, kabel listrik yang ada di sekitar kapal juga dirusak.

Polisi masih melakukan pendalaman atas kasus pelemparan bom molotov ini. 

 

Editor : Dea Davina



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
17:31
ANGKATAN UDARA TIONGKOK GELAR SIMULASI SERANGAN DI TEMPAT YANG MENYERUPAI PANGKALAN AU AS DI GUAM   SEBANYAK 11 TENAGA KESEHATAN DI MADIUN, JAWA TIMUR, POSITIF TERINFEKSI KORONA   POLRESTA PONTIANAK TETAPKAN OKNUM POLISI YANG MEMERKOSA GADIS PELANGGAR LALU LINTAS SEBAGAI TERSANGKA   POSITIF KORONA TANPA GEJALA, ISTRI WALI KOTA PONTIANAK DIISOLASI DI RUMAH   ISTRI DARI WALI KOTA PONTIANAK, KALBAR, EDI RUSDI KAMTONO, POSITIF TERINFEKSI KORONA TANPA GEJALA   POSITIF TERINFEKSI KORONA, PUTRA BUNGSU DARI WALI KOTA JAMBI SYARIF FASHA MENINGGAL DUNIA    POLDA METRO JAYA PERPANJANG PENAHANAN JOHN KEI HINGGA 19 OKTOBER 2020   POLISI BERENCANA JEMPUT LHI, PEREMPUAN YANG MENGAKU DILECEHKAN DAN DIPERAS SAAT TES CEPAT DI BANDARA SOEKARNO-HATTA   WNI POSITIF KORONA DI LUAR NEGERI BERJUMLAH 1.425 ORANG: 1.002 SEMBUH, 120 MENINGGAL DUNIA, 303 DALAM PERAWATAN   PEMERINTAH: ADA 1 PROVINSI DAN 8 KABUPATEN/KOTA YANG TERAPKAN PSBB   PEMERINTAH: ADA 34 PROVINSI DAN 494 KABUPATEN/KOTA YANG TERDAMPAK KORONA   PEMERINTAH: HINGGA 21 SEPTEMBER 2020, JUMLAH SPESIMEN KORONA YANG DIPERIKSA MENCAPAI 2.950.173 SPESIMEN   HINGGA 21 SEPTEMBER 2020, JUMLAH SUSPEK KORONA DI INDONESIA MENCAPAI 108.880 ORANG    HINGGA 21 SEPTEMBER 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI INDONESIA: 248.852 POSITIF, 180.797 SEMBUH, 9.677 MENINGGAL DUNIA