Kompas TV regional kriminal

Motif Belum Jelas, Pelaku Penusukan Hanya Mengaku Dihantui Syekh Ali Jaber

Selasa, 15 September 2020 | 20:56 WIB
motif-belum-jelas-pelaku-penusukan-hanya-mengaku-dihantui-syekh-ali-jaber
Tersangka penusukan Syekh Ali Jaber, AA (24), digiring aparat kepolisian di Mapolresta Bandar Lampung, Senin (14/9/2020). (Sumber: KOMPAS.com/TRI PURNA JAYA)

JAKARTA, KOMPAS.TVPelaku penusukan ulama Syekh Ali Jaber di Masjid Falahudin, Lampung telah ditetapkan sebagai tersangka.

Dari 48 jam pemeriksaan terhadap tersangka AA (24), motif penusukan masih belum diketahui. Pelaku hanya mengaku merasa dihantui oleh Syekh Ali Jaber.

"Tersangka hanya mengakui dia merasa dihantui oleh Syekh. Itu kan keyakinan dia (tersangka). Nah ini membutuhkan analisis dan pendapat ahli," kata Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Zahwani Pandra Arsyad dikutip dari Kompas.com.

Baca Juga: Lewat Mahfud MD, Syekh Ali Jaber Titip Pesan untuk Presiden Jokowi

Untuk mengetahui motif penusukan, selain keterangan tersangka, polisi juga telah memeriksa lima orang saksi.

Motif penusukan Syekh Ali Jaber sendiri hingga kini memang masih belum jelas. Sejumlah fakta yuridis yang telah dikumpulkan belum bisa mengungkap motif dari tersangka. 

"Penyelidikan yang kami lakukan saat ini termasuk hal yang di luar fakta yuridis atas kasus penusukan Syekh Ali Jaber tersebut," kata Pandra.

Editor : Idham Saputra

1
2
3



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
12:13
BPOM AS (FDA) SETUJUI PENGGUNAAN OBAT REMDESIVIR UNTUK PASIEN KORONA   DUA SPESIES KEPITING BARU BERNAMA TYPHLOCARCINOPS ROBUSTUS DAN RAOULI DITEMUKAN DI AREA KERJA FREEPORT MIMIKA   KAPOLDA SULAWESI SELATAN IRJEN MERDISYAM SEBUT DEMO DI MAKASSAR DISUSUPI ALIANSI MAKAR   POLISI TANGKAP 13 ORANG YANG DIDUGA MERUSAK FASILITAS UMUM SAAT DEMO TOLAK UU CIPTA KERJA DI MAKASSAR, SULSEL   JALUR PENDAKIAN GUNUNG SLAMET VIA BAMBANGAN DIBUKA MULAI MINGGU, 25 OKTOBER 2020   WALI KOTA AMBON WAJIBKAN ASN DAN MASYARAKAT YANG INGIN MENEMUINYA HARUS TUNJUKKAN HASIL TES CEPAT KORONA   STAFSUS MENTERI BUMN ERICK THOHIR, ARYA SINULINGGA: VAKSIN KORONA UNTUK MENCEGAH BUKAN MENGOBATI   PER 14 OKTOBER, 155 PERUSAHAAN PEMINJAMAN DARING TERDAFTAR DI OJK   TERIMA STIMULUS DARI PEMERINTAH, BANDARA SOEKARNO-HATTA BEBASKAN "AIRPORT TAX" MULAI HARI INI   BNPB MINTA SEMUA KEPALA DAERAH BERSIAGA DI MALAM HARI GUNA ANTISIPASI ANCAMAN DAN DAMPAK BENCANA LA NINA   BNN SEBUT MODUS PENGEDARAN NARKOBA DI MASA PANDEMI DIKIRIM LEWAT BANTUAN SEMBAKO   SIANG INI, BARESKRIM POLRI GELAR PERKARA KASUS KEBAKARAN GEDUNG KEJAKSAAN AGUNG   KETUM PBNU SAID AQIL SIROJ AKAN AJUKAN UJI MATERI UU CIPTA KERJA KE MK   JPU KPK MENDAKWA MANTAN SEKRETARIS MA NURHADI DAN MENANTU TERIMA SUAP DAN GRATIFIKASI SENILAI TOTAL RP 83 MILIAR