Kompas TV nasional berita kompas tv

Moeldoko Jenguk Syekh Ali Jaber: Aparat Bekerja Keras Mengungkap Motif Penusukan!

Selasa, 15 September 2020 | 17:36 WIB

KOMPAS.TV - Polisi mendalami motif tersangka penusuk Ulama Syekh Ali Jaber. Saat ini pelaku sudah ditahan dan tengah diperiksa intensif.

Salah satunya menyangkut kondisi kejiwaan tersangka.

Pelaku diperiksa di Mapolresta Bandar Lampung.

Polisi tidak cepat menyimpulkan keterangan keluarga tersangka, yang menyebut pelaku sempat dirawat di rumah sakit jiwa.

Saat ini polisi sudah menyita sejumlah barang bukti, dan mencari motif pelaku menusuk Syekh Ali Jaber.

Yakni dengan menyelidiki aktivitas keseharian tersangka, dan meminta keterangan sejumlah ahli.

Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko, hari ini, menjenguk Ulama Syekh Ali Jaber di kediamannya di Pulogadung, Jakarta Timur.

Moeldoko menyampaikan rasa simpatinya atas peristiwa penusukan Syekh Ali Jaber di Lampung.

Moeldoko juga menegaskan aparat keamanan saat ini sedang bekerja keras untuk mengungkap dan menuntaskan kasus ini secara transparan.

Menko Polhukam Mahfud MD menjenguk Syekh Ali Jaber di kediamannya di wilayah Jakarta Timur. Mahfud turut mendoakan Syekh Ali Jaber cepat sembuh, agar bisa kembali berdakwah.

Menko Polhukam juga berjanji kasus penusukan akan cepat diungkap polisi.

Sementara Syekh Ali Jaber berterima kasih atas kunjungan Mahfud.

Dirinya semakin membaik pasca mendapat perawatan.

Editor : Aleksandra Nugroho



BERITA LAINNYA


KOMPAS DUNIA

9 WNI di Libya Dipulangkan ke Indonesia

Senin, 21 September 2020 | 16:19 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
16:43
ANGKATAN UDARA TIONGKOK GELAR SIMULASI SERANGAN DI TEMPAT YANG MENYERUPAI PANGKALAN AU AS DI GUAM   SEBANYAK 11 TENAGA KESEHATAN DI MADIUN, JAWA TIMUR, POSITIF TERINFEKSI KORONA   POLRESTA PONTIANAK TETAPKAN OKNUM POLISI YANG MEMERKOSA GADIS PELANGGAR LALU LINTAS SEBAGAI TERSANGKA   POSITIF KORONA TANPA GEJALA, ISTRI WALI KOTA PONTIANAK DIISOLASI DI RUMAH   ISTRI DARI WALI KOTA PONTIANAK, KALBAR, EDI RUSDI KAMTONO, POSITIF TERINFEKSI KORONA TANPA GEJALA   POSITIF TERINFEKSI KORONA, PUTRA BUNGSU DARI WALI KOTA JAMBI SYARIF FASHA MENINGGAL DUNIA    POLDA METRO JAYA PERPANJANG PENAHANAN JOHN KEI HINGGA 19 OKTOBER 2020   POLISI BERENCANA JEMPUT LHI, PEREMPUAN YANG MENGAKU DILECEHKAN DAN DIPERAS SAAT TES CEPAT DI BANDARA SOEKARNO-HATTA   WNI POSITIF KORONA DI LUAR NEGERI BERJUMLAH 1.425 ORANG: 1.002 SEMBUH, 120 MENINGGAL DUNIA, 303 DALAM PERAWATAN   PEMERINTAH: ADA 1 PROVINSI DAN 8 KABUPATEN/KOTA YANG TERAPKAN PSBB   PEMERINTAH: ADA 34 PROVINSI DAN 494 KABUPATEN/KOTA YANG TERDAMPAK KORONA   PEMERINTAH: HINGGA 21 SEPTEMBER 2020, JUMLAH SPESIMEN KORONA YANG DIPERIKSA MENCAPAI 2.950.173 SPESIMEN   HINGGA 21 SEPTEMBER 2020, JUMLAH SUSPEK KORONA DI INDONESIA MENCAPAI 108.880 ORANG    HINGGA 21 SEPTEMBER 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI INDONESIA: 248.852 POSITIF, 180.797 SEMBUH, 9.677 MENINGGAL DUNIA