Kompas TV nasional berita kompas tv

Jenguk Syekh Ali Jaber, Mahfud MD Minta Polisi Usut Tuntas Pelaku Penusukan

Selasa, 15 September 2020 | 07:40 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Menko Polhukam Mahfud MD, Senin petang (14/09/2020) menjenguk Syekh Ali Jaber di kediamannya di Cempaka Putih, Jakarta.

Mahfud MD menyampaikan rasa simpati atas peristiwa penusukan Syekh Ali Jaber dan minta aparat kepolisian segera menuntaskan kasus secara terbuka.  

Mahfud MD juga mendoakan Syeikh Ali JABER segera pulih dan bisa kembali berdakwah untuk Umat Islam di Indonesia.

Dalam kesempatan yang sama, syeikh ali jaber memberikan apresiasi atas kunjungan silaturahmi , Menko Polhukam Mahfud MD. Ia meminta agar masyarakat tidak terprovokasi dan memberikan kepercayaan kepada pemerintah dan berdoa agar kejadian ini tidak akan terulang lagi.

Sebelumnya, ulama Syekh Ali Jaber ditusuk oleh orang tak dikenal di Masjid Afaludin Tamin Sukajawa, Tanjungkarang Barat, Bandar Lampung, Minggu (13/9/2020).

Saat itu Syekh Ali Jaber sedang mengisi sebuah tausyiah. Akibat kejadian itu, Syekh Ali Jaber mengalami luka tusukan di bagian bahu kanan.

"Saat ini (Syehk) sedang dirawat di Puskesmas Gedong Air," ucap Kapolsek Tanjungkarang Barat AKP David Jeckson Sianipar, dikutip dari Tribunjabar, Minggu.

David mengatakan, pihaknya juga sudah menangkap pelaku penusukan.

Adapun video penusukan Syekh Ali Jaber INI tersebar dan viral di media sosial. Dari video itu, tampak seorang pemuda berkaus biru masuk ke komplek masjid saat Syekh Ali Jaber sedang berbicang dengan dua jemaah di atas panggung.

Pemuda tersebut terlihat langsung berlari ke atas panggung dan menusukkan sebilah pisau ke arah perut sang ulama.

Syekh mencoba menghindar, tetapi bahu kanannya terluka.

Editor : Anjani Nur Permatasari



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
16:57
ANGKATAN UDARA TIONGKOK GELAR SIMULASI SERANGAN DI TEMPAT YANG MENYERUPAI PANGKALAN AU AS DI GUAM   SEBANYAK 11 TENAGA KESEHATAN DI MADIUN, JAWA TIMUR, POSITIF TERINFEKSI KORONA   POLRESTA PONTIANAK TETAPKAN OKNUM POLISI YANG MEMERKOSA GADIS PELANGGAR LALU LINTAS SEBAGAI TERSANGKA   POSITIF KORONA TANPA GEJALA, ISTRI WALI KOTA PONTIANAK DIISOLASI DI RUMAH   ISTRI DARI WALI KOTA PONTIANAK, KALBAR, EDI RUSDI KAMTONO, POSITIF TERINFEKSI KORONA TANPA GEJALA   POSITIF TERINFEKSI KORONA, PUTRA BUNGSU DARI WALI KOTA JAMBI SYARIF FASHA MENINGGAL DUNIA    POLDA METRO JAYA PERPANJANG PENAHANAN JOHN KEI HINGGA 19 OKTOBER 2020   POLISI BERENCANA JEMPUT LHI, PEREMPUAN YANG MENGAKU DILECEHKAN DAN DIPERAS SAAT TES CEPAT DI BANDARA SOEKARNO-HATTA   WNI POSITIF KORONA DI LUAR NEGERI BERJUMLAH 1.425 ORANG: 1.002 SEMBUH, 120 MENINGGAL DUNIA, 303 DALAM PERAWATAN   PEMERINTAH: ADA 1 PROVINSI DAN 8 KABUPATEN/KOTA YANG TERAPKAN PSBB   PEMERINTAH: ADA 34 PROVINSI DAN 494 KABUPATEN/KOTA YANG TERDAMPAK KORONA   PEMERINTAH: HINGGA 21 SEPTEMBER 2020, JUMLAH SPESIMEN KORONA YANG DIPERIKSA MENCAPAI 2.950.173 SPESIMEN   HINGGA 21 SEPTEMBER 2020, JUMLAH SUSPEK KORONA DI INDONESIA MENCAPAI 108.880 ORANG    HINGGA 21 SEPTEMBER 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI INDONESIA: 248.852 POSITIF, 180.797 SEMBUH, 9.677 MENINGGAL DUNIA