Kompas TV kolom catatan jurnalis

Siasat Melepas Pandemi Covid-19

Senin, 14 September 2020 | 19:00 WIB
siasat-melepas-pandemi-covid-19
Ilustrasi sejumlah pekerja menggunakan masker berjalan kaki setelah meninggalkan perkantorannya di Jakarta, Rabu (29/7/2020). (Sumber: KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG)

Selama ini, saya hanya mendengar dari informasi yang disampaikan di media massa dan narasumber ahli. Tapi kini, saya mendapatkannya langsung dari apa yang saya lihat, saya dengar, dan saya alami.

Gambaran di atas adalah gambaran pasca PSBB yang diterapkan sejak awal, yakni pada 10 April 2020 melalui Pergub nomor 33 tahun 2020. Serentak juga dilaksanakan setelahnya oleh BODETABEK (Bogor, Depok, Bekasi, dan Tangerang, serta Tangerang Selatan).

Baca Juga: Covid-19 Belum Reda, Indonesia Batal Ajukan Diri Jadi Tuan Rumah Turnamen Seri Asia

PREDIKSI MASA DEPAN HIDUP PENDUDUK INDONESIA

Data Kemenkoperekonomian RI, baik kemiskinan maupun pengangguran bisa bertambah hingga lebih dari 5 juta orang. Ketika dilihat angkanya dengan penambahan 5 juta ini, kemiskinan dari sebelumnya sekitar 24,79 Juta orang (Data BPS: September 2019), maka akan bertambah sesuai prediksi menjadi hampir 30 juta orang atau bahkan lebih. Ini mirip dengan angka yang terjadi pada tahun rentang 2010-2012.

Demikian pula dengan pengangguran terbuka, yang sebelumnya berada pada angka 4,99 juta sebelum wabah (Data BPS: Februari 2020), maka akan bertambah 5 juta orang menjadi sekitar 10 juta pengangguran. Mirip dengan angka pada tahun 2008-2009 alias 11 tahun lalu.

Saya sempat menanyakan hal ini kepada Menko Perekonomian Airlangga Hartarto saat pertama kali New Normal diberlakukan pada awal Juni 2020 lalu, bagaimana kondisi sesungguhnya saat ini?

Ia mengakui, bahwa kondisi saat ini memang lebih berat ketimbang badai ekonomi yang menghantam Indonesia dan juga dunia pada1998. Kala itu, UMKM (Usaha Mikro, Kecil, Menengah) tidak terhantam justru bisa menjadi motor pembangkit ekonomi bangsa kala itu. Tapi kini, UMKM juga ikut tak berdaya, karena aktivitas ekonomi yang menurun drastis.

Editor : Desy Hartini




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
08:44
BMKG MEMPREDIKSI SEBAGIAN WILAYAH JABODETABEK CERAH BERAWAN PADA PAGI HINGGA SIANG HARI INI   PEMKOT BATAM BEBASKAN SANKSI ADMINISTRATIF, DENDA, DAN BUNGA TELAT BAYAR PAJAK   KEMENKOP DAN UKM DORONG PELAKU USAHA KECIL MENENGAH DI GARUT MANFAATKAN PELUANG PASAR DARING   WALI KOTA SALATIGA YULIYANTO SEBUT PASIEN COVID-19 DI WILAYAHNYA BERASAL DARI PENULARAN LUAR DAERAH   DONI MONARDO MINTA MASYARAKAT TETAP TERAPKAN PROTOKOL KESEHATAN SAAT PULANG BEKERJA DAN TIBA DI RUMAH   KETUA SATGAS COVID-19 DONI MONARDO SEBUT ENAM PERSEN PASIEN DI WISMA ATLET KEMAYORAN ADALAH KLASTER KELUARGA   KASUS COVID-19 TERUS BERTAMBAH, PEMKOT KUPANG KEMBALI MEMBERLAKUKAN KEBIJAKAN “WORK FROM HOME” KEPADA PARA ASN   KEMENDIKBUD TINGKATKAN KOMPETENSI GURU SMK DI BIDANG KECERDASAN BUATAN   ANTISIPASI PENYEBARAN COVID-19, PEMPROV DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA DATA TAMU HOTEL LEWAT APLIKASI DIGITAL    GUBERNUR BANTEN WAHIDIN HALIM KEMBALI JADIKAN RSUD BANTEN SEBAGAI PUSAT RUJUKAN PASIEN COVID-19    PEMPROV DKI SIAPKAN TPU ROROTAN, JAKUT, UNTUK MEMAKAMKAN JENAZAH PASIEN COVID-19   KEMENPERIN FOKUS WUJUDKAN EKOSISTEM INOVASI INDUSTRI 4.0 DI MASA PANDEMI   PANDEMI COVID-19, PEMPROV NUSA TENGGARA TIMUR PASTIKAN BANDARA DAN PELABUHAN TIDAK DITUTUP    POLDA METRO JAYA MELAKUKAN TES USAP 300 TAHANAN BERSTATUS VONIS GUNA PASTIKAN SEHAT DAN AMAN DIPINDAH KE LAPAS