Kompas TV kolom catatan jurnalis

Siasat Melepas Pandemi Covid-19

Senin, 14 September 2020 | 19:00 WIB
siasat-melepas-pandemi-covid-19
Ilustrasi sejumlah pekerja menggunakan masker berjalan kaki setelah meninggalkan perkantorannya di Jakarta, Rabu (29/7/2020). (Sumber: KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG)

Lalu tanpa saya tanya, mereka langsung menyambung pembicaraan. "Pak, kita susah sekarang. Ini baru dapat 11 ribu. Sudah 9 jam kita keluar rumah padahal sejak pagi tadi. Mana HP Hilang, ini pinjam sama anak. Malah temen saya ini sudah 3 hari ga dapat apa-apa," sambil diiyakan oleh sang teman dan kawan-kawan ojol lainnya.

Berbeda pemandangan dari trotoar jalan, saya memasuki salah satu rumah makan khas daerah di Indonesia, yang terkenal dan memiliki pusat di Sabang, Jakarta Pusat.

Di sini saya ingin melihat bagaimana persiapan PSBB Masa Transisi kala itu, yang dilaksanakan di Ibu Kota dan juga akan diikuti oleh daerah sekitar Jakarta, BODETABEK. 

Saat saya memasuki rumah makan itu, petugasnya telah menyilang-nyilangkan meja makan dengan selotip merah, tanda kursinya tak boleh diduduki. Di lantai pun, selotip tebal menghiasi, simbol untuk pembeli agar wajib menjaga jarak satu dengan yang lain.

Baca Juga: DKI Jakarta Kembali Jalankan PSBB Total, Restoran Hingga Tempat Hiburan Bakal Ditutup

50 PERSEN KARYAWAN RUMAH MAKAN "DIRUMAHKAN"

Lagi-lagi, tanpa saya bertanya, sang pimpinan karyawan rumah makan bercerita, bahwa ada 15 orang di rumah makan ini yang terpaksa dirumahkan (bukan di-PHK) sejak 2 bulan lalu. Mereka dirumahkan tanpa mendapat gaji.

"Ada 15 orang dari kami semua 30 orang di sini, yang dirumahkan. Tapi kami senang, Senin ini mulai boleh dibuka, harapannya kembali bisa lebih laku lebih banyak, dan saya yakin, kami bisa memanggil 15 karyawan kami untuk kembali berkumpul bersama - sama kami di sini." ungkap sang kepala rumah makan.

Editor : Desy Hartini




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
08:53
BMKG MEMPREDIKSI SEBAGIAN WILAYAH JABODETABEK CERAH BERAWAN PADA PAGI HINGGA SIANG INI   PEMKOT BATAM BEBASKAN SANKSI ADMINISTRATIF, DENDA, DAN BUNGA TELAT BAYAR PAJAK   KEMENKOP DAN UKM DORONG PELAKU USAHA KECIL MENENGAH DI GARUT MANFAATKAN PELUANG PASAR DARING   WALI KOTA SALATIGA YULIYANTO SEBUT PASIEN COVID-19 DI WILAYAHNYA BERASAL DARI PENULARAN LUAR DAERAH   DONI MONARDO MINTA MASYARAKAT TETAP TERAPKAN PROTOKOL KESEHATAN SAAT PULANG BEKERJA DAN TIBA DI RUMAH   KETUA SATGAS COVID-19 DONI MONARDO SEBUT ENAM PERSEN PASIEN DI WISMA ATLET KEMAYORAN ADALAH KLASTER KELUARGA   KASUS COVID-19 TERUS BERTAMBAH, PEMKOT KUPANG KEMBALI MEMBERLAKUKAN KEBIJAKAN “WORK FROM HOME” KEPADA ASN   KEMDIKBUD TINGKATKAN KOMPETENSI GURU SMK DI BIDANG KECERDASAN BUATAN   ANTISIPASI PENYEBARAN COVID-19, PEMPROV DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA DATA TAMU HOTEL LEWAT APLIKASI DIGITAL   GUBERNUR BANTEN WAHIDIN HALIM KEMBALI JADIKAN RSUD BANTEN SEBAGAI PUSAT RUJUKAN PASIEN COVID-19   PEMPROV DKI SIAPKAN TPU ROROTAN, JAKUT, UNTUK MEMAKAMKAN JENAZAH PASIEN COVID-19   KEMENPERIN FOKUS WUJUDKAN EKOSISTEM INOVASI INDUSTRI 4.0 DI MASA PANDEMI   PANDEMI COVID-19, PEMPROV NUSA TENGGARA TIMUR PASTIKAN BANDARA DAN PELABUHAN TIDAK DITUTUP   POLDA METRO JAYA MELAKUKAN TES USAP 300 TAHANAN BERSTATUS VONIS GUNA PASTIKAN SEHAT DAN AMAN DIPINDAH KE LAPAS