Kompas TV regional berita daerah

Houseplant Jadi Hobi Baru Masyarakat di Saat Pandemi

Sabtu, 12 September 2020 | 17:38 WIB

SURABAYA, KOMPAS.TV - Pandemi memunculkan tren hobi baru di tengah masyarakat. Salah satunya houseplant atau tanaman dalam ruangan. Momen tersebut pun mendatangkan berkah tersendiri bagi petani houseplant, karena pendapatan meningkat hingga 70 persen.

Di tengah seruan di rumah saja di saat pandemi covid-19 rupanya memunculkan hobi baru untuk menghilangkan kejenuhan, yakni bercocok tanam di dalam ruangan. Kebanyakan orang menyebut hobi tersebut adalah houseplant.

Houseplant kini menjadi primadona, karena selain dapat memperindah suasana rumah, perawatannya juga mudah. Tanaman tersebut bisa tumbuh dengan baik di dalam ruangan maupun di luar ruangan, bisa disiram air 3 hari sekali dan ukurannya minimalis sehingga tidak memakan banyak tempat.

Ada 3 jenis houseplant yang laku keras di pasaran, yakni jenis sansivera, aglonema dan kaktus. Dari 3 jenis tersebut, sansivera menjadi yang paling laris diburu. Karena perawatannya mudah dan bisa menyerap radiasi alat elektronik serta polusi, seperti asap rokok.

Baca Juga: Hobi Budidaya Tanaman Aglonema Jadi Hoki

Salah satu petani tanaman ruangan, yakni Fathiyah Amieni, mengaku ketiban untung dengan munculnya hobi baru di tengan pandemi tersebut. Karena banyak warga membeli koleksi tanaman hiasnya. Omzet yang didapat meningkat hingga 70 persen dibandingkan hari biasanya.

Baca Juga: Usaha Tanaman Hias Terrarium Bunga Kaktus

Fathiyah mengembangbiakkan houseplant bersama suami dan rekan-rekannya di halaman belakang rumahnya.

Dalam sehari, ia menerima belasan pesanan tanaman hias dengan harga berkisar 15 ribu rupiah hingga jutaan rupiah tergantung jenis dan kelangkaan tanaman.

 

#Houseplant #TanamanHias #TanamanRuangan #HobiSaatPandemi

Editor : KompasTV Jember



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
12:52
PRESIDEN RUSIA VLADIMIR PUTIN IZINKAN PEMIMPIN OPOSISI ALEXEI NAVALNY BEROBAT KE JERMAN   HINGGA 23 OKTOBER 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI ITALIA: 465.726 POSITIF, 259.456 SEMBUH, 36.968 MENINGGAL DUNIA   ITALIA BERLAKUKAN JAM MALAM GUNA ATASI KASUS PENYEBARAN KORONA YANG KEMBALI MELONJAK   POSITIF KORONA, WAKIL PM BELGIA SOPHIE WILMES DIRAWAT DI ICU   PETAHANA PRESIDEN AS DONALD TRUMP MENGAKU PUNYA HUBUNGAN BAIK DENGAN PEMIMPIN KOREA UTARA KIM JONG UN   KONTRAS MENILAI KEBERADAAN MILITER DI PAPUA JADI SEBAB INTENSITAS KEKERASAN DI PAPUA   KONTRAS DESAK PEMERINTAH DAN DPR MENGEVALUASI KEBERADAAN MILITER DI PAPUA   TAK MAU EKSPOR BAHAN MENTAH BATUBARA, PRESIDEN JOKOWI INGIN BATUBARA DIOLAH DI DALAM NEGERI   KPK JADWALKAN PEMERIKSAAN WALI KOTA TASIKMALAYA BUDI BUDIMAN SEBAGAI TERSANGKA KASUS SUAP DANA ALOKASI KHUSUS (DAK)   HARI INI JADI BATAS WAKTU PEMILIHAN PELATIHAN PERTAMA PENERIMA KARTU PRAKERJA GELOMBANG 9   HINGGA, 23 OKTOBER 2020, 2.624 PASIEN POSITIF KORONA DIRAWAT DI RSD WISMA ATLET JAKARTA   BAWASLU: SANKSI TERBERAT BERUPA REKOMENDASI LARANGAN PESERTA PILKADA UNTUK BERKAMPANYE SELAMA 3 HARI   BAWASLU AKAN BERI SANKSI BERAT KE PASLON PELANGGAR PROTOKOL KESEHATAN SAAT KAMPANYE   WAKIL KETUA KOMISI II DPR YAQUT CHOLIL QOUMAS YAKIN PARTISIPASI PUBLIK TURUN DRASTIS DALAM PILKADA 2020