Kompas TV regional berita daerah

Pasutri Dedikasikan Diri Jadi Relawan Untuk Bantu Orang Dengan Gangguan Jiwa

Selasa, 15 September 2020 | 23:08 WIB

KUDUS, KOMPAS.TV-

Pasangan suami istri di Kudus, Jawa Tengah, mendedikasikan diri jadi relawan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang banyak ditemukan di jalan. karena keprihatinan mereka keduanya berinisiatif membuat konten di media youtube dan berhasil menemukan para ODGJ ini dengan anggota keluarganya setelah belasan tahun hilang.

Adalah Sukaryo Adi Putra bersama istrinya Heny Mustika Ningati, yang tinggal di desa Singocandi, KudusJawa Tengah, yang menjadi relawan ODGJ. Berbekal pendidikan psikologi yang pernah dipelajari, keduanya bersepakat untuk membantu ODGJ dengan apa yang bisa mereka lakukan.
Berbekal baju, peralatan mandi, serta alat dokumentasi mereka berjalan menyusuri jalan di wilayah Kabupaten Kudus, Pati, dan Jepara untuk mencari ODGJ. Setelah menemukan, biasanya mereka akan mengajak komunikasi dengan memberi makan serta dimandikan. 
Karena kebanyakan ODGJ bukan orang asli daerah setempat, mereka akhirnya berinisiatif membuat konten melalui media youtube yang diberi nama sinau urip, untuk mendokumentasikan kegiatannya. Mereka biasanya berbagi peran, bila Adi yang mengajak komunikasi ODGJ, maka istrinya bertugas mengambil dokumentasi dengan kamera ponsel. Begitu pula sebaliknya.

Konten Youtube pasangan ini disambut baik masyarakat. Banyak warga yang simpati dengan konten tersebut dan membantu mencarikan anggota keluarganya. Tak jarang setelah video diunggah, ada anggota keluarga yang langsung menghubungi untuk bisa temukan ODGJ yang sudah hilang belasan tahun.

Menurut Adi, ia berhasil menemukan identitas dan alat lengkap ODGJ dan sebelas diantaranya berhasil dipertemukan dengan anggota keluarganya yang sudah mencarinya belasan tahun. 
Dengan konten sinau urip pasangan suami istri ini berharap bisa memanusiakan manusia dan mengedukasi masyarakat bahwa ODGJ adalah manusia yang mempunya hak yang sama seperti yang lain. Mereka juga mempunyai impian untuk memiliki panti rehabilitasi buat ODGJ jalanan agar mereka benar benar tertangani dengan baik.

Editor : Herwanto



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
08:36
WHO GELAR PERTEMUAN INTERNASIONAL DENGAN SEJUMLAH AHLI DAN PAKAR UNTUK SELIDIKI ASAL MULA PENYEBARAN KORONA   SATGAS COVID-19 MINTA PEMDA TAK LENGAH TEGAKKAN DISIPLIN PROTOKOL KESEHATAN DI TENGAH PANDEMI   SIANG INI, POLRES BOGOR BERLAKUKAN SISTEM SATU ARAH DI JALUR PUNCAK GUNA ANTISIPASI ARUS BALIK LIBUR PANJANG   DKI JAKARTA TERPILIH SEBAGAI KOTA TERBAIK DI DUNIA DALAM SUSTAINABLE TRANSPORT AWARD 2021   INDONESIA JADI TUAN RUMAH UNTUK KUALIFIKASI NOMOR KANO OLIMPIADE TOKYO   DUBAI AKAN MEMBUAT 12 PANTAI BUATAN BARU DAN SEJUMLAH RUANG HIJAU DENGAN LUAS 8 JUTA METER PERSEGI   ORGANISASI PARIWISATA DUNIA (WTO) PERKIRAKAN PARIWISATA GLOBAL AKAN PULIH PADA KUARTAL KETIGA 2021   SINGAPURA TERIMA WISATAWAN TIONGKOK MULAI 6 NOVEMBER 2020   MENHUB BUDI KARYA SUMADI JANJI BERI SOLUSI UNTUK NELAYAN YANG TERDAMPAK DARI PEMBANGUNAN PELABUHAN PATIMBAN   MENHUB BUDI KARYA SUMADI PASTIKAN PELABUHAN PATIMBAN DI SUBANG BEROPERASI TERBATAS PADA AKHIR NOVEMBER 2020   MULAI NOVEMBER 2020, PT KAI DAOP IX JEMBER TAMBAH OPERASIONAL KERETA API SEIRING DENGAN PENINGKATAN PENUMPANG   KEMENTERIAN PERTANIAN SIAPKAN PROGRAM NASIONAL SEBAGAI LANGKAH ANTISIPASI DAMPAK LA NINA   PEMERINTAH SEBUT BANYAKNYA HOAKS JADI HAMBATAN PELAKSANAAN PROSES VAKSINASI KORONA   PRESIDEN JOKOWI AJAK MASYARAKAT INDONESIA UNTUK HIDUPKAN KEMBALI BUDAYA TANGGUH BENCANA DALAM MENGHADAPI PANDEMI