Kompas TV klik360 cerita indonesia

4 Pesan Jokowi Agar Demokrasi di Pilkada Serentak 2020 Terjaga

Selasa, 8 September 2020 | 13:15 WIB

JAKARTA, KOMPASTV – Pelaksanaan pilkada serentak 2020 sebentar lagi akan mulai dilakukan.

Presiden Jokowi memastikan, meski berada di tengah pandemi Covid-19, pilkada serentak 2020 harus tetap dilaksanakan.

Pasalnya, hingga sampai saat ini, belum ada yang tahu kapan pandemi Covid-19 ini akan berakhir.

“Penyelenggaraan Pilkada harus tetap dilakukan, dan tidak bisa menunggu sampai pandemi berakhir, karena kita tidak tahu, dan negara mana pun tidak tahu kapan pandemi ini berakhir”, ujar Jokowi saat memberikan pengarahan di saat rapat terbatas (8/9).

Meski demikian, Presiden Jokowi meminta agar kualitas demokrasi Indonesia tetap dijaga dan ditingkatkan dengan baik. Hal ini guna mendapatkan pemimpin terbaik dan berkualitas.

 “Kita ingin, dalam posisi yang sulit saat ini, demokrasi kita semakin dewasa, demokrasi kita semakin matang”, ungkapnya.

Baca Juga: Jokowi Pastikan, Pilkada Serentak 2020 Harus Tetap Dilakukan

Untuk menjaga kualitas demokrasi Indonesia, dalam rapat terbatas lanjutan mengenai Pilkada serentak yang digelar hari ini (8/9), Jokowi meminta jajaran di bawahnya untuk memperhatikan 4 hal berikut:

  1. "Saya minta kepada aparat birokrasi, TNI dan Polri tetap terus bersikap netral dan tidak memihak kepada pasangan calon tertentu
  2. Jangan membiarkan penggunaan bahasa, narasi, simbol yang membahayakan persatuan dan kesatuan masyarakat. Harus ada ketegasan, jangan sampai menggunakan politik identitas, politik sara. Kita harus mendorong para calon untuk beradu program, kontestasi gagasan, beradu kemampuan untuk menjadi pemimpin daerah. Kita juga harus mendorong masyarakat agar mempelajari track record calon agar daerah memperoleh pemimpin yang terbaik
  3. Saya juga minta kepada penyelenggara pilkada untuk bekerja keras menghasilkan proses pilkada yang berkualitas, netralitas profesionalitas dan transparansi. Penyelenggara pilkada berperan besar untuk menjaga kualitas demokrasi kita, sekaligus menjaga stabilitas politik di daerah, serta penerimaan masyarakat terhadap hasil pilkada yang kita lakukan
  4. Saya mengharapkan dukungan tokoh agama, tokoh adat, masyarakat, serta para aktivis, akademisi di daerah untuk mendukung upaya-upaya yang tadi saya sampaikan.", ujar Jokowi saat memberikan pengantar rapat terbatas (8/9). 

 

Editor : Abdur Rahim



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
21:24
NASA DAN NOKIA BERENCANA BANGUN JARINGAN 4G DI PERMUKAAN BULAN   UNGGAH SWAFOTO SAAT DEMO DI THAILAND BISA DIANCAM HUKUMAN 2 TAHUN PENJARA   SATGAS COVID-19 SEBUT PEMBATASAN MOBILITAS WARGA EFEKTIF TEKAN PENULARAN DAN KEMATIAN AKIBAT KORONA    PEMKAB MAGETAN, JATIM, BELI 1 UNIT MOBIL PCR MELALUI PENGADAAN DANA APBD SEHARGA RP 4 MILIAR   BUPATI BANYUMAS SEBUT GURU AKAN DITES USAP SECARA ACAK DALAM UJI COBA BELAJAR TATAP MUKA DI 3 SEKOLAH   TIGA SEKOLAH DI BANYUMAS, JATENG, MULAI UJI COBA PEMBELAJARAN TATAP MUKA DALAM PEKAN INI   KPK LIMPAHKAN BERKAS 3 MANTAN PIMPINAN DPRD JAMBI ATAS KASUS SUAP RAPBD KE PENUNTUTAN AGAR SEGERA DISIDANGKAN   BNPB BERHARAP PEMERINTAH DAERAH ALOKASIKAN DANA DARI APBD UNTUK MERAWAT SUNGAI   MENKOP DAN UKM TETEN MASDUKI: SERTIFIKASI HALAL BISA TINGKATKAN OMZET PENJULAN UMKM   WAMEN BUMN KARTIKA WIRJOATMODJO PREDIKSI PENYALURAN KREDIT PERBANKAN AKAN MULAI BANGKIT PADA KUARTAL IV-2020   STASIUN MRT JAKARTA BUNDARAN HI TELAH DIBUKA KEMBALI DAN LAYANI PERJALANAN MALAM SETELAH MASSA DEMO BUBARKAN DIRI   BLOKADE KAWAT DURI DI JALAN MEDAN MERDEKA BARAT, JAKARTA PUSAT, DIBUKA SETELAH MASSA DEMO BUBARKAN DIRI   MENLU RETNO DAN MENLU JEPANG AKAN BAHAS SECARA DETAIL SOAL PEMBUKAAN PERJALANAN BISNIS KEDUA NEGARA DI TENGAH PANDEMI   PRESIDEN JOKOWI DAN PM JEPANG YOSHIHIDE SUGA SEPAKAT BUKA PERJALANAN BISNIS DI TENGAH PANDEMI KORONA