Kompas TV bisnis ekonomi dan bisnis

Pandemi Corona terus Berlanjut, Indonesia Harus Siap Hadapi Resesi!

Kamis, 3 September 2020 | 14:35 WIB

KOMPAS.TV - Ekonomi belum mau bergerak, justru "mandek" setelah pelonggaran pembatasan sosial berskala besar alias psbb.

Indikatornya adalah deflasi Agustus.

Pengusaha mengonfirmasi, kuartal tiga, Indonesia akan "kepayahan" menghindari resesi, apalagi jika protokol kesehatan berjalan tanpa konsekuensi hukum.

Pandemi Covid-19 berlanjut, resesi menjemput.

Pelonggaran sosial berskala besar, ternyata belum terbukti ampuh menggerakan perekonomian.

Buktinya adalah data badan pusat statistic, pada bulan Agustus, Indonesia masih deflasi sebesar 0,05 persen.

Mengecil dari deflasi bulan Juli di 0,1 persen.

Deflasi dipicu oleh turunnya harga sejumlah kelompok pengeluaran, terutama kelompok makanan dan minuman serta transportasi, yang mengindikasikan lesunya permintaan di tengah pandemi Covid-19.

Alih-alih data ekonomi sesuai harapan, indikator kesehatan Indonesia justru memburuk akibat pandemi.

Dari tanggal 25 Agustus sampai 1 September, angka positif konsisten di atas 2 ribu orang. 29 Agustus adalah rekor tertinggi dengan penambahan kasus 3.308.

Bagaimana dengan ekonomi pada situasi seperti itu?

Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto memberi konfirmasi, pemerintah memprediksi, pertumbuhan ekonomi kuartal tiga akan minus 1 persen, sedikit lebih optimis ketimbang proyeksi pengusaha di minus 2 persen.

Intinya sama-sama resesi.

Ekonomi dan kesehatan, tidak bisa "di-trade off". Tarik ulur, tidak akan berbuah optimal.

Ketika penanganan aspek kesehatan belum optimal, masyarakat kelas menengah yang menopang konsumsi nasional, cenderung memilih menabung ketimbang membelanjakan uangnya.

Editor : Aleksandra Nugroho



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
12:57
PRESIDEN RUSIA VLADIMIR PUTIN IZINKAN PEMIMPIN OPOSISI ALEXEI NAVALNY BEROBAT KE JERMAN   HINGGA 23 OKTOBER 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI ITALIA: 465.726 POSITIF, 259.456 SEMBUH, 36.968 MENINGGAL DUNIA   ITALIA BERLAKUKAN JAM MALAM GUNA ATASI KASUS PENYEBARAN KORONA YANG KEMBALI MELONJAK   POSITIF KORONA, WAKIL PM BELGIA SOPHIE WILMES DIRAWAT DI ICU   PETAHANA PRESIDEN AS DONALD TRUMP MENGAKU PUNYA HUBUNGAN BAIK DENGAN PEMIMPIN KOREA UTARA KIM JONG UN   KONTRAS MENILAI KEBERADAAN MILITER DI PAPUA JADI SEBAB INTENSITAS KEKERASAN DI PAPUA   KONTRAS DESAK PEMERINTAH DAN DPR MENGEVALUASI KEBERADAAN MILITER DI PAPUA   TAK MAU EKSPOR BAHAN MENTAH BATUBARA, PRESIDEN JOKOWI INGIN BATUBARA DIOLAH DI DALAM NEGERI   KPK JADWALKAN PEMERIKSAAN WALI KOTA TASIKMALAYA BUDI BUDIMAN SEBAGAI TERSANGKA KASUS SUAP DANA ALOKASI KHUSUS (DAK)   HARI INI JADI BATAS WAKTU PEMILIHAN PELATIHAN PERTAMA PENERIMA KARTU PRAKERJA GELOMBANG 9   HINGGA, 23 OKTOBER 2020, 2.624 PASIEN POSITIF KORONA DIRAWAT DI RSD WISMA ATLET JAKARTA   BAWASLU: SANKSI TERBERAT BERUPA REKOMENDASI LARANGAN PESERTA PILKADA UNTUK BERKAMPANYE SELAMA 3 HARI   BAWASLU AKAN BERI SANKSI BERAT KE PASLON PELANGGAR PROTOKOL KESEHATAN SAAT KAMPANYE   WAKIL KETUA KOMISI II DPR YAQUT CHOLIL QOUMAS YAKIN PARTISIPASI PUBLIK TURUN DRASTIS DALAM PILKADA 2020