Kompas TV TALKSHOW satu meja

Corona Menggila, Ekonomi Negara Merana - SATU MEJA THE FORUM (Bag 1)

Kamis, 3 September 2020 | 01:57 WIB

Resesi masih berlanjut dan belum ada tanda akan berakhir. Virus Corona yang terus menggila membuat ekonomi banyak negara merana, termasuk Indonesia. Krisis ini akan berdampak kemana-mana. Tak hanya ekonomi namun juga bisa merembet ke konflik sosial hingga krisis politik. Banyak orang akan kehilangan pekerjaan dan kehilangan pendapatan. Hal ini akan memicu meningkatnya jumlah pengangguran dan angka kemiskinan.

Sejumlah ekonom menyebut, kondisi ekonomi saat ini jauh lebih berat dari krisis tahun 1998. Pasalnya, krisis pada 1998 hanya berdampak pada sejumlah sektor. Sementara krisis ekonomi yang terjadi saat ini menghantam semua sektor. Bahkan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang pada 1998 menjadi tulang punggung ekonomi, saat ini ikut rontok dihajar pandemi. 

Sebelumnya Presiden Joko Widodo mengatakan jika pada kuartal ketiga pertumbuhan ekonomi berada pada minus maka Indonesia akan resesi. Maka dari itu, presiden perintahkan seluruh kepala daerah untuk secepatnya membelanjakan APBD nya seperti belanja barang serta bansos untuk tingkatkan ekonomi daerahnya. Hal tersebut disampaikan Presiden dalam ratas penanganan covid-19 bersama kepala daerah secara virtual di Istana Bogor, Selasa (1/9/2020) Presiden mengatakan di kuartal pertama pertumbuhan Ekonomi Indonesia masih diangka 2,79 persen sedangkan memasuki kuartal kedua pertumbuhan Ekonomi Indonesia sudah minus. Pada kuartal ketiga ini Indonesia masih memiliki 1 bulan lagi yakni bulan september. Jika masih minus, maka Indonesia akan memasuki resesi. 

Editor : Yudho Priambodo



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
08:20
KPU MAKASSAR BATASI SUMBANGAN DANA KAMPANYE BAGI PASLON MAKSIMAL RP 95,6 MILIAR   PANGLIMA TNI MARSEKAL HADI TJAHJANTO PASTIKAN NETRALITAS TNI DALAM PILKADA 2020   LPSK SIAP BERIKAN PERLINDUNGAN KEPADA SAKSI KASUS PENEMBAKAN PENDETA DI PAPUA    POLRES EMPAT LAWANG, SUMSEL, GAGALKAN PENYELUNDUPAN 748 KILOGRAM GANJA KERING ASAL ACEH   KEMDIKBUD MINTA PESERTA DAN TENAGA PENDIDIK LAPOR PADA SEKOLAH JIKA BELUM DAPATKAN KUOTA INTERNET    GUBERNUR JATENG GANJAR PRANOWO SEBUT SUDAH TAK ADA ZONA MERAH COVID-19 DI JAWA TENGAH   CEGAH PENULARAN COVID-19 DI KALANGAN LANSIA, PEMKOT SURABAYA BERI ALAT PENGUKUR KADAR OKSIGEN DAN VITAMIN KE LANSIA   WAPRES MA'RUF AMIN: PEMUKA AGAMA BERPERAN PENTING CEGAH PENULARAN COVID-19   KETUA BAWASLU SEBUT PILKADA DI TENGAH PANDEMI KORONA TIDAK MUDAH   KASUS COVID-19 MELONJAK, PEMKAB LEBAK BERENCANA TERAPKAN PSBB MULAI 1-20 OKTOBER 2020   PEMPROV BANGKA BELITUNG TERBITKAN KEBIJAKAN LARANGAN ISOLASI MANDIRI PASIEN COVID-19 CEGAH KLASTER KELUARGA   KEPALA SATPOL PP JAKARTA PUSAT SEBUT PELANGGAN MASKER DI JAKPUS MENURUN PADA MINGGU KEDUA PSBB   KETUA KOMITE PENANGANAN COVID-19: TINGKAT KETERISIAN TEMPAT TIDUR RS COVID-19 SECARA NASIONAL CAPAI 46,29 PERSEN    KETUA SATGAS COVID-19: BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN USUL HARGA STANDAR TES USAP RP 797.000