Kompas TV nasional update corona

Instruksi Sekda DKI Jakarta Kepada Kantor Pemerintahan Agar Berlakukan WFO 50 Persen

Kamis, 3 September 2020 | 06:20 WIB
instruksi-sekda-dki-jakarta-kepada-kantor-pemerintahan-agar-berlakukan-wfo-50-persen
Ilustrasi Perkantoran di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta. (Sumber: KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Seluruh kantor Pemerintah Provinsi DKI Jakarta diminta tetap menerapkan sistem kerja 50 persen dari rumah (work from home/WFH) dan 50 persen dari kantor (work from office/WFO).

Hal tersebut sebagaimana telah diinstruksikan oleh Sekretaris Daerah Pemprov DKI Jakarta Saefullah.

Baca Juga: Waspada di DKI Klaster Perkantoran Masuk Peringkat Ketiga Penyumbang Kasus Baru Covid-19

Instruksi ini tercantum dalam Surat Edaran Nomor 02/SE/2020 tentang Sistem Kerja Pegawai Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta Pada Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar Pada Masa Transisi Menuju Masyarakat Sehat, Aman dan Produktif. 

SE ini sekaligus menjadi tindak lanjut Keputusan Presiden Nomor 11 Tahun 2020 tentang Penetapan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) dan Surat Edaran Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Nomor 8 Tahun 2020 tentang Pengaturan Jam Kerja pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru Menuju Masyarakat Produktif dan Aman Corona Virus Disease 2019 di wilayah Jabodetabek. 

"Kepala perangkat daerah atau unit kerja pada perangkat daerah mengatur jadwal kerja bagi seluruh Pegawai Aparatur Sipil Negara di lingkungannya; dengan ketentuan bekerja dari rumah dan bekerja di kantor dengan mempertimbangkan jumlah Pegawai Aparatur Sipil Negara yang melaksanakan tugas di kantor paling sedikit sebesar 50 persen dari jumlah pegawai," tulis Saefullah dalam SE tersebut, Rabu (2/9/2020). 

Selanjutnya, mempertimbangkan kondisi kesehatan atau faktor komorbiditas pegawai yakni pegawai dengan kondisi hamil, memiliki penyakit penyerta seperti jantung, diabetes, asma dan penyakit berat lainnya. 

Editor : Deni Muliya

1
2



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
18:39
JUMLAH KASUS KORONA DI RUSIA: 1.570.446 POSITIF, 1.179.465 SEMBUH, 27.111 MENINGGAL DUNIA   WAKIL PM RUSIA TATIANA GOLIKOVA SEBUT TEMPAT TIDUR RS PASIEN KORONA DI 16 WILAYAH DI RUSIA SUDAH MENCAPAI KAPASITAS 90%   PHRI MALANG: TINGKAT OKUPANSI HOTEL DI KABUPATEN MALANG HARI INI MENCAPAI 60-70%   ANGKASA PURA I: JUMLAH KEDATANGAN PENUMPANG DOMESTIK DI BANDARA NGURAH RAI BALI CAPAI 9.539 ORANG PADA 28 OKTOBER 2020   URAI KEPADATAN KENDARAAN, JASA MARGA PERPANJANG PENERAPAN "CONTRAFLOW" DI TOL JAKARTA-CIKAMPEK HINGGA KM 65   DINKES BOGOR MINTA 17 WISATAWAN YANG REAKTIF TES CEPAT KORONA UNTUK TIDAK MELANJUTKAN PERJALANAN KE PUNCAK   SEBANYAK 17 WISATAWAN REAKTIF DARI HASIL TES CEPAT KORONA MASSAL DI 3 LOKASI KAWASAN PUNCAK BOGOR   TMII KEDATANGAN 10.000 PENGUNJUNG DI HARI KEDUA LIBUR PANJANG   LURAH CAKUNG TIMUR, JAKARTA TIMUR, PASTIKAN LIBUR PANJANG TAK HENTIKAN PROSES NORMALISASI KALI RAWA RENGAS   PRESIDEN JOKOWI BAGIKAN 22.007 SERTIFIKAT TANAH DI KABUPATEN HUMBANG HASUNDUTAN, SUMATERA UTARA   PEMERINTAH: ADA 2 PROVINSI DAN 5 KABUPATEN/KOTA YANG TERAPKAN PSBB   PEMERINTAH: ADA 34 PROVINSI DAN 502 KABUPATEN/KOTA YANG TERDAMPAK KORONA   PEMERINTAH: HINGGA 29 OKTOBER 2020, JUMLAH SPESIMEN KORONA YANG DIPERIKSA MENCAPAI 4.463.884 SPESIMEN   HINGGA 29 OKTOBER 2020, JUMLAH SUSPEK KORONA DI INDONESIA MENCAPAI 68.888 ORANG