Kompas TV nasional berita kompas tv

Ketua KPK Mudik Naik Helikopter Sewaan, Berujung Jalani Sidang Etik

Rabu, 26 Agustus 2020 | 14:56 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Ketua KPK pulang kampung pada bulan Juni lalu, menumpang helikopter sewaan.

Ini materi aduan koordinator Masyarakat Antikorupsi Indonesia, MAKI, Boyamin Saiman, ke Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi.

Menyewa helikopter, tergolong gaya hidup mewah.

Bergaya hidup mewah, buat personel KPK merupakan pelanggaran kode etik dan pedoman prilaku integirtas serta prilaku kepemimpinan peraturan dewan pengawas KPK.

Diduga tak patuh pada tiga aturan sekaligus, Firli Bahuri, Ketua Lembaga Antirasuah itu mesti berhadapan dengan dewan pengawas di sidang etik Selasa (25/08/2020) kemarin.

Selain Firli, juga ada Boyamin Saiman, pengadu yang dipanggil hadir dalam sidang oleh dewan pengawas.

Pembelaan Firli terhadap tuduhan terhadapnya adalah demi efisiensi waktu.

Ditambah ucapan koleganya sesama pimpinan KPK, Alexander Marwata, perjalanan dari Palembang ke Baturaja, makan waktu tujuh sampai delapan jam.

Argumentasi ini diuji Boyamin.

Kata Boyamin, dari Palembang ke Baturaja cuma butuh 4 jam lewat jalan darat.

Sehingga alasan efisiensi waktu, seperti ucapan dua pimpinan KPK, tak benar.

Firli kemudian menanggapi dengan alasan berbeda.

Ucapan Firli dalam siaran pers pada Senin malam sebelum sidang etik, menuai kritik.

Akhirnya, sebelum dan setelah sidang etik Selasa kemarin, Firli enggan berkomentar.

Setelah sidang, ada tiga kemungkinan keputusan dalam sidang etik dewan pengawas KPK. Pelanggaran ringan, sedang dan berat.

Kini, keputusan ada di tangan dewan pengawas KPK.

Seusai sidang etik, putusan dewan pengawas dinanti untuk diungkap sebagai bukti transparansi KPK kepada publik. 

Editor : Dea Davina



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
17:49
WEBINAR KOMPAS INSTITUTE "INVESTASI KALA RESESI" BERSAMA MOHAMAD ANDOKO. DAFTAR DI INSTITUTE.KOMPAS.ID   BANK DUNIA KUCURKAN 1 JUTA DOLLAR AS UNTUK KEMBANGKAN SEKTOR PERIKANAN PESISIR INDONESIA   POLISI PERANCIS SEBUT TERSANGKA PENUSUKAN DI NICE ADALAH SEORANG PRIA TUNISIA BERUSIA 21 TAHUN   PEMERINTAH: ADA 34 PROVINSI DAN 502 KABUPATEN/KOTA YANG TERDAMPAK KORONA   PEMERINTAH: HINGGA 30 OKTOBER 2020, JUMLAH SPESIMEN KORONA YANG DIPERIKSA MENCAPAI 4.488.738 SPESIMEN   HINGGA 30 OKTOBER 2020, JUMLAH SUSPEK KORONA DI INDONESIA MENCAPAI 68.292 ORANG   HINGGA 30 OKTOBER 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI INDONESIA: 406.945 POSITIF, 334.295 SEMBUH, 13.782 MENINGGAL DUNIA    KORLANTAS POLRI: OPERASI ZEBRA 2020 SERENTAK DI SELURUH WILAYAH SELAMA 26 OKTOBER-8 NOVEMBER 2020   MENGEDEPANKAN EDUKASI, OPERASI ZEBRA 2020 TIDAK ADA TARGET TILANG   JASA MARGA: 509.140 KENDARAAN TINGGALKAN JAKARTA PADA 27-29 OKTOBER 2020   BADAN PENGELOLA TRANSPORTASI JABODETABEK (BPTJ): PENUMPANG BUS AKAP NAIK 62% DI MASA LIBUR PANJANG   DISHUB DKI KOORDINASI DENGAN POLDA METRO JAYA UNTUK BERPATROLI DI JALUR SEPEDA SEPANJANG 63 KM GUNA CEGAH BEGAL   KSPI MINTA PEMERINTAH UNTUK TIDAK SAMA RATAKAN PERUSAHAAN YANG TIDAK MAMPU BAYAR KENAIKAN UPAH MINIMUM   KSPI MINTA GUBERNUR ABAIKAN SURAT EDARAN MENAKER SOAL TAK ADA KENAIKAN UPAH MINIMUM PADA 2021