Kompas TV regional kriminal

4 Pelaku Anarkis di Acara Midodareni di Solo Ditetapkan Tersangka

Kamis, 13 Agustus 2020 | 09:15 WIB

SOLO, KOMPAS.TV - Polisi menetapkan 4 orang sebagai tersangka dari 5 orang yang ditangkap atas aksi kekerasan di sebuah rangkaian acara pernikahan di kawasan Pasar Kliwon, Solo, Jawa Tengah, Sabtu (08/08/2020).

Polisi menyatakan para tersangka memiliki peran berbeda, tetapi mengerucut pada tindakan anarkistis.

Dari 4 tersangka, sebagian berperan sebagi provokator dan sebagian lainnya sebagai pelaku perusakan.

Selain tersangka, polisi juga menyita sejumlah barang bukti yang digunakan pelaku dalam aksinya.

"4 orang sudah ditetapkan sebagai tersangka. Perannya sebagai menghasut sehingga terjadi tindak kekerasan sebagaimana yang disebutkan dalam pasal 160 KUHP. Kemudian ada yang bertindah berperan sebagai eksekutor," ujar Kombes Ade Safri Simanjuntak, Kapolresta Solo.

Saat ini polisi telah mengantongi identitas pelaku lainnya yang diduga terlibat dalam aksi ini.

Pelaku diancam pasal 160, pasal 335, dan pasal 170 KUHP tentang tindak pidana.

Sebelumnya, Sabtu (08/08/2020) malam lalu, aksi kekerasan dilakukan sekelompok orang saat berlangsungnya sebuah acara di Kawasan Pasar Kliwon, Solo, Jawa Tengah.

Peristiwa berawal ketika pelaku penyerangan mendapatkan informasi kegiatan terlarang.

Namun ternyata kegiatan yang berlangsung adalah doa bersama yang menjadi rangkaian jelang pernikahan atau midodareni.

3 orang mengalami luka sementara sejumlah kendaraan rusak akibat insiden ini.

Editor : Reny Mardika



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
17:22
ANGKATAN UDARA TIONGKOK GELAR SIMULASI SERANGAN DI TEMPAT YANG MENYERUPAI PANGKALAN AU AS DI GUAM   SEBANYAK 11 TENAGA KESEHATAN DI MADIUN, JAWA TIMUR, POSITIF TERINFEKSI KORONA   POLRESTA PONTIANAK TETAPKAN OKNUM POLISI YANG MEMERKOSA GADIS PELANGGAR LALU LINTAS SEBAGAI TERSANGKA   POSITIF KORONA TANPA GEJALA, ISTRI WALI KOTA PONTIANAK DIISOLASI DI RUMAH   ISTRI DARI WALI KOTA PONTIANAK, KALBAR, EDI RUSDI KAMTONO, POSITIF TERINFEKSI KORONA TANPA GEJALA   POSITIF TERINFEKSI KORONA, PUTRA BUNGSU DARI WALI KOTA JAMBI SYARIF FASHA MENINGGAL DUNIA    POLDA METRO JAYA PERPANJANG PENAHANAN JOHN KEI HINGGA 19 OKTOBER 2020   POLISI BERENCANA JEMPUT LHI, PEREMPUAN YANG MENGAKU DILECEHKAN DAN DIPERAS SAAT TES CEPAT DI BANDARA SOEKARNO-HATTA   WNI POSITIF KORONA DI LUAR NEGERI BERJUMLAH 1.425 ORANG: 1.002 SEMBUH, 120 MENINGGAL DUNIA, 303 DALAM PERAWATAN   PEMERINTAH: ADA 1 PROVINSI DAN 8 KABUPATEN/KOTA YANG TERAPKAN PSBB   PEMERINTAH: ADA 34 PROVINSI DAN 494 KABUPATEN/KOTA YANG TERDAMPAK KORONA   PEMERINTAH: HINGGA 21 SEPTEMBER 2020, JUMLAH SPESIMEN KORONA YANG DIPERIKSA MENCAPAI 2.950.173 SPESIMEN   HINGGA 21 SEPTEMBER 2020, JUMLAH SUSPEK KORONA DI INDONESIA MENCAPAI 108.880 ORANG    HINGGA 21 SEPTEMBER 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI INDONESIA: 248.852 POSITIF, 180.797 SEMBUH, 9.677 MENINGGAL DUNIA