Kompas TV regional berita daerah

Guru SD di Kendal Datangi Rumah Siswa

Rabu, 12 Agustus 2020 | 11:17 WIB

KENDAL, KOMPAS.TV - Pandemi Covid-19 memaksa siswa untuk bisa menahan diri agar tidak bersekolah dan melakukan pembelajaran secara daring. Ada seorang guru sekolah dasar di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, yang berinisiatif memberikan pelajaran kepada siswanya, dengan cara mendatangi rumah siswa agar tidak ketinggalan pelajaran.

Jumaratun, seorang guru SD warga Kecamatan Gemuhblanten, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, ini rela mendatangi rumah para siswanya, untuk melakukan pembelajaran secara tatap muka. Semua dilakukan agar siswanya tidak ketinggalan pelajaran di tegah pandemi Covid-19.

Guru yang sudah mengabdi selama 39 tahun ini mengaku, melakukan kunjungan mengajar seperti ini, lantaran metode belajar menggunakan daring dinilai tidak berhasil pada semester sebelumnya sehingga berpengaruh kepada nilai dan perkembangan siswanya.

Siswa merasa senang karena bisa berinteraksi secara langsung, saat sang guru berkunjung dan mengajar kerumahnya. Meski kunjungan tidak terlalu lama, yakni dengan membagi empat kelompok dari 15 anak didik dengan metode pembelajaran praktek dan ceramah. Namun, demikian metode pembelajaran tatap muka tersebut tetap mengedepankan protokol kesehatan dengan mengatur jarak duduk, menggunakan masker, dan pelindung wajah.

Diharapkan apa yang telah dilakukan Jumaratun juga dapat menginspirasi para guru lain di Indonesia. Meski cukup melelahkan, namun upaya tersebut setidaknya dapat meningkatkan semangat para siswa untuk belajar mandiri.

#Kendal #PembelajaranDaring #PandemiCovid19

Editor : KompasTV Jateng



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
09:06
WHO GELAR PERTEMUAN INTERNASIONAL DENGAN SEJUMLAH AHLI DAN PAKAR UNTUK SELIDIKI ASAL MULA PENYEBARAN KORONA   PM INGGRIS UMUMKAN KEMBALI TERAPKAN "LOCKDOWN" SECARA NASIONAL SEUSAI KASUS COVID-19 MENCAPAI LEBIH DARI SATU JUTA   PELAKU PENEMBAKAN TERHADAP PENDETA DI GEREJA ORTODOKS, LYON, PERANCIS, DITANGKAP    BMKG MEMPREDIKSI HUJAN DISERTAI KILAT TERJADI DI JAKARTA SIANG INI    KORBAN MENINGGAL AKIBAT GEMPA BERMAGNITUDO 7 DI TURKI BERTAMBAH MENJADI 37 ORANG DAN 900 LAINNYA LUKA-LUKA   KAPOLRES BUKITTINGGI, SUMBAR, MENGATAKAN 2 ANGGOTA TNI YANG DIKEROYOK KLUB MOTOR GEDE MASIH DIRAWAT DI RS    KETUA KOMISI I DPR MEUTYA HAFID MENILAI KECAMAN PRESIDEN JOKOWI TERHADAP PERNYATAAN PRESIDEN PERANCIS SUDAH TEPAT   DIRLANTAS POLDA METRO JAYA PREDIKSI ARUS BALIK LIBUR PANJANG TERJADI HARI INI   PEMPROV SUMATERA BARAT TIDAK NAIKKAN UMP 2021 DENGAN PERTIMBANGAN MASIH DALAM PEMULIHAN EKONOMI   KPK SELIDIKI PENGEMBANGAN KASUS DUGAAN SUAP PENGESAHAN RAPBD JAMBI TAHUN ANGGARAN 2017    NAIK 3,54 PERSEN, UMP DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA MENJADI RP 1.765.000 DI TAHUN 2021   PEMPROV DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA UMUMKAN KENAIKAN UMP SEBESAR 3,54 PERSEN UNTUK TAHUN 2021   PEMKOT DEPOK MENCATAT ADA 1.073 KASUS AKTIF COVID-19 HINGGA 31 OKTOBER 2020   GUBERNUR ANIES BASWEDAN SEBUT UMP JADI RP 4.416.186 BAGI KEGIATAN USAHA YANG TIDAK TERDAMPAK PANDEMI COVID-19