Kompas TV nasional politik

Dana Pilkada Serentak Capai Rp 9,735 Triliun yang Sudah Cair dari APBD ke KPU

Minggu, 9 Agustus 2020 | 17:12 WIB
dana-pilkada-serentak-capai-rp-9-735-triliun-yang-sudah-cair-dari-apbd-ke-kpu
Ilustrasi: kotak suara Pilkada. (Sumber: KOMPAS/MAHDI MUHAMMAD)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mencatat hingga 7 Agustus 2020, realisasi anggaran dari Pemerintah Daerah (Pemda) ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) mencapai Rp 9,735 triliun atau setara dengan 95,22 persen dari total alokasi.

Baca Juga: Pilkada Mojokerto 2020, Adik Menaker Dampingi Petahana dari PDIP Didukung PKB dan PBB

Anggaran tersebut terkait pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang bersumber dari naskah perjanjian hibah daerah (NPHD) ke pihak penyelenggara.

"Sedangkan untuk Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu) senilai Rp 3,290 triliun atau 94,88 persen dan untuk PAM (pasukan keamanan) sejumlah Rp 702,733 miliar atau setara dengan 46,01 persen," ujar Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Mochamad Ardian melalui keterangan tertulisnya, Sabtu (8/8/2020). 

Ardian menjelaskan, hingga saat ini terdapat 229 dari 270 pemda yang telah mencairkan 100 persen dana NPHD untuk KPU. 

Beberapa pemda itu misalnya Provinsi Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Sumatera Barat, Kepuauan Riau, Jambi, Bengkulu, dan Sulawesi Tengah. 

Ardian mengatakan, terdapat 39 pemda yang realisasi dana NPHD-nya ke KPU berkisar antara 40 persen sampai dengan di bawah 100 persen. 

Editor : Deni Muliya

1
2
3



BERITA LAINNYA


KOMPAS DUNIA

9 WNI di Libya Dipulangkan ke Indonesia

Senin, 21 September 2020 | 16:19 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
16:41
ANGKATAN UDARA TIONGKOK GELAR SIMULASI SERANGAN DI TEMPAT YANG MENYERUPAI PANGKALAN AU AS DI GUAM   SEBANYAK 11 TENAGA KESEHATAN DI MADIUN, JAWA TIMUR, POSITIF TERINFEKSI KORONA   POLRESTA PONTIANAK TETAPKAN OKNUM POLISI YANG MEMERKOSA GADIS PELANGGAR LALU LINTAS SEBAGAI TERSANGKA   POSITIF KORONA TANPA GEJALA, ISTRI WALI KOTA PONTIANAK DIISOLASI DI RUMAH   ISTRI DARI WALI KOTA PONTIANAK, KALBAR, EDI RUSDI KAMTONO, POSITIF TERINFEKSI KORONA TANPA GEJALA   POSITIF TERINFEKSI KORONA, PUTRA BUNGSU DARI WALI KOTA JAMBI SYARIF FASHA MENINGGAL DUNIA    POLDA METRO JAYA PERPANJANG PENAHANAN JOHN KEI HINGGA 19 OKTOBER 2020   POLISI BERENCANA JEMPUT LHI, PEREMPUAN YANG MENGAKU DILECEHKAN DAN DIPERAS SAAT TES CEPAT DI BANDARA SOEKARNO-HATTA   WNI POSITIF KORONA DI LUAR NEGERI BERJUMLAH 1.425 ORANG: 1.002 SEMBUH, 120 MENINGGAL DUNIA, 303 DALAM PERAWATAN   PEMERINTAH: ADA 1 PROVINSI DAN 8 KABUPATEN/KOTA YANG TERAPKAN PSBB   PEMERINTAH: ADA 34 PROVINSI DAN 494 KABUPATEN/KOTA YANG TERDAMPAK KORONA   PEMERINTAH: HINGGA 21 SEPTEMBER 2020, JUMLAH SPESIMEN KORONA YANG DIPERIKSA MENCAPAI 2.950.173 SPESIMEN   HINGGA 21 SEPTEMBER 2020, JUMLAH SUSPEK KORONA DI INDONESIA MENCAPAI 108.880 ORANG    HINGGA 21 SEPTEMBER 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI INDONESIA: 248.852 POSITIF, 180.797 SEMBUH, 9.677 MENINGGAL DUNIA