> >

Solo Dikepung Banjir, 21.846 Warga Terdampak, 4.000 Mengungsi, Gibran Terus Pantau Kondisi

Update | 17 Februari 2023, 17:06 WIB
Banjir di Kelurahan Joyontakan, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo yang bersebelahan dengan Kabupaten Sukoharjo, Jumat (17/2/2023). (Sumber: Kompas.TV/Ant)

SURAKARTA, KOMPAS.TV – Banjir yang melanda di beberap wilayah Kota Solo berdampak kepada 21.846 jiwa hingga Jumat (17/2/2023).

Dari data yang diterima dari Badan Penganggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Solo dari total warga yang terdampak, sebanyak 4.440 jiwa pengungsi terpusat.

Adapun proses evakuasi warga terdampak banjir masih terus berlangsung. Tim SAR Brimob Kota Solo mengerahkan puluhan personel guna mengevakuasi warga.

Evakuasi warga dilaksanakan di sejumlah wilayah, yang terdampak banjir. Selama proses evakuasi ini, Tim SAR Brimob menyusuri rumah-rumah warga mengunakan perahu karet.

Warga yang dievakusi, mulai dari balita hingga lansia. Mereka dievakuasi secara bergantian ke posko pengungsian, yang tersebar di bangunan sekolah dan kantor kelurahan.

Baca Juga: Banjir Terjang Solo, Gibran Sebut Warga Diungsikan ke Tempat yang Layak

"Total ada 50 personel yang diterjunkan di lokasi yang terletak di Kawasan Jagalan dan Pucangsawit, Kecamatan Jebres," kata Komandan Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Jateng Kompol Langgeng Sugito, Jumat.

Sementara itu Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka mengatakan akan segera memenuhi kebutuhan logistik yang dibutuhkan oleh para pengungsi.

"Nanti segera kami penuhi ya logistiknya. Keluhan lain, yang pampers, yang lain-lain ya. Ditunggu dulu ya," katanya, Jumat, dikutip dari Antara.

Disinggung mengenai kurangnya jumlah perahu karet, ia akan koordinasikan dengan BPBD. "Iya, biar diurus BPBD," katanya.

Penulis : Fransisca Natalia Editor : Iman-Firdaus

Sumber : Kompas TV


TERBARU