> >

Prabowo Diminta Berani Tindak Raja Kecil: Sebagai Presiden kan Punya Power untuk Itu

Peristiwa | 12 Februari 2025, 11:14 WIB
Prabowo Diminta Berani Tindak Raja Kecil Sebagai Presiden kan Punya Power untuk Itu
Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas membahas pembangunan Ibu Kota Nusantara (Sumber: istimewa)

JAKARTA, KOMPAS.TV – Presiden Prabowo Subianto diminta berani mengambil langkah hukum untuk memberikan pelajaran bagi raja-raja kecil yang ada di dalam birokrasi. Apalagi, kata Kunto, Presiden Prabowo sudah menginstruksikan untuk melakukan efisiensi anggaran kementerian demi kepentingan rakyat.

Hal tersebut disampaikan oleh Pengamat Politik Universitas Padjajaran Kunto Adi Wibowo dalam Sapa Indonesia Pagi KompasTV, Rabu (12/2/2025).

“Kalau memang melanggar hukum yang langsung aja Pak kalau menurut saya, ditindak saja, sebagai presiden kan Pak Prabowo punya power untuk itu,” ucap Kunto.

Kunto lebih lanjut menilai, apa yang disampaikan Presiden Prabowo terkait penghematan anggaran dan kondisi birokrasi di kementerian sebagai hal yang menarik.

Sebab ternyata Presiden Prabowo bukan mempersoalkan menterinya, tetapi birokrasi di dalam kementerian.

Baca Juga: Pengamat: Ada Aspek Ketidakadilan dalam Proses Efisiensi Anggaran Pemerintahan Prabowo

“Menarik ketika kemarin ya, Pak Prabowo 2 hari yang lalu memberikan statement ada raja-raja kecil tuh, ya kan, ini yang menarik ketika justru yang di-highlight oleh Pak Prabowo adalah birokrasi di dalam kementerian itu sendiri,” ucap Kunto.

“Nah, ini kan berarti bukan menterinya kan gitu kan dan ini ada semacam ya jangan coba-coba lawan saya ini raja besar, raja-raja kecil jangan coba-coba melawan saya,” lanjutnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo dalam Kongres ke-18 Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) di Surabaya menyampaikan ingin pengeluaran yang tidak perlu di kementerian dihentikan. Namun, keinginan itu menurutnya mendapatkan perlawanan dari raja-raja kecil di dalam birokrasi kementerian.

"Saya ingin pengeluaran-pengeluaran yang tidak perlu, pengeluaran-pengeluaran mubazir, pengeluaran-pengeluaran yang alasan untuk nyolong, saya ingin dihentikan, dibersihkan. Ada yang melawan," kata Prabowo, Senin, 10 Februari 2025.

Penulis : Ninuk Cucu Suwanti Editor : Gading-Persada

Sumber : Kompas TV


TERBARU