Berikan Stimulan pada Kawasan Industri Halal, Wapres Wujudkan Komitmen Kembangkan Industri Halal
Agama | 21 Mei 2021, 13:04 WIBJAKARTA, KOMPAS.TV - Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengatakan pemerintahan tengah berkomitmen untuk mengembangkan industri halal, salah satunya dengan memberikan stimulan kepada Kawasan Industri Halal (KIH). Stimulan tersebut berupa kesamaan fasilitas program yang didapat oleh Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).
Sebelumnya, Wapres juga mengklaim bahwa saat ini banyak negara lain yang meminta pengakuan Indonesia untuk sertifikasi halal produk-produk mereka.
Hal ini karena masyarakat Indonesia masih menjadi salah satu konsumen utama atas produk halal tersebut.
"Banyak lembaga sertifikat halal (dari negara lain) minta pengakuan, endorsement dari sini, tapi kita belum menjadi produsen halal terbesar dunia. Ini yang kita ingin tingkatkan," kata Ma'ruf melalui siaran pers, Jumat (21/5/2021).
Hal tersebut disampaikan Ma'ruf saat menerima Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika (LPPOM) Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Komite Akreditasi Nasional (KAN) di Rumah Dinas Wapres, Jakarta Pusat, Kamis (20/5/2021).
Ma'ruf berharap pemodalan dan fasilitas lain di industri halal juga tumbuh.
"Bukan hanya sertifikasi halalnya saja, permodalan dan fasilitas lain juga difasilitasi supaya industri halal ini tumbuh," kata dia.
Baca Juga: Wapres Ingin Tingkatkan Produktivitas UMKM Sebagai Upaya Mengentaskan Kemiskinan
Berdasarkan paparan Direktur Eksekutif LPPOM MUI Muti Arintawati, terdapat peningkatan permintaan sertifikasi halal untuk produk dan perusahaan.
Terdapat peningkatan jumlah produk bersertifikasi halal dari data 2018 sampai 2020.
Penulis : Hasya Nindita Editor : Iman-Firdaus
Sumber : Kompas TV