> >

55 Jenazah dari Total 67 Korban Tabrakan Pesawat di AS Sudah Ditemukan dan Diidentifikasi

Kompas dunia | 3 Februari 2025, 12:42 WIB
55 Jenazah dari Total 67 Korban Tabrakan Pesawat di AS Sudah Ditemukan dan Diidentifikasi
Badan Keselamatan Transportasi Nasional AS dan anggota tim penyelamat menemukan puing-puing dari helikopter Black Hawk milik Angkatan Darat yang bertabrakan dengan jet American Airlines pada Rabu malam, 29 Januari 2025, di dekat Bandara Nasional Ronald Reagan Washington di Arlington, Virginia, Amerika Serikat. (Sumber: NTSB via AP)

WASHINGTON, KOMPAS.TV — Penyelam menyisiri puing pesawat yang tenggelam di Sungai Potomac, Washington DC, Amerika Serikat, untuk mencari jenazah korban tabrakan pesawat American Airlines dan helikopet Black Hawk. Pejabat menyatakan, kini 55 jenazah dari total 67 korban kecelaan tersebut sudah ditemukan dan diidentifikasi.

Kepala Pemadam Kebakaran Washington D.C. John Donnelly mengatakan mereka yakin semua jenazah akan ditemukan. Hingga kini, para penyelam masih bekerja keras untuk menemukan jenazah, sementara kru bersiap mengangkat reruntuhan dari Sungai Potomac yang dingin dan membeku.

Menurut Donelly, semua jenazah paling cepat ditemukan pada Senin (3/2/2025) pagi waktu setempat.
Sementara itu, Kolonel Francis B. Pera dari Korps Zeni Angkatan Darat mengatakan penyelam dan pekerja penyelamat mematuhi protokol ketat dan akan berhenti memindahkan puing-puing jika ada jenazah yang ditemukan. 

"Penemuan jenazah dan perlakuan yang bermartabat lebih diutamakan daripada yang lainnya, katanya seperti dikutip dari The Associated Press.

Baca Juga: Pesawat United Airlines Terbakar Saat Akan Lepas Landas, Penumpang Dievakuasi

“Mempersatukan mereka yang hilang dalam insiden tragis ini adalah hal yang membuat kita semua terus maju,” kata Pera. “Kami memiliki tim yang telah bekerja keras sejak awal, dan kami berkomitmen untuk mewujudkannya,” ujarnya.

Menurut Pera, para penyelam memiliki kamera definisi tinggi dengan umpan yang dipantau di kapal pendukung untuk mencari jenazah. Namun penemuan jenazah menjadi sulit dilakukan karena cuaca yang sangat dingin dan sungai membeku. Bahkan seorang penyelam harus dirawat di rumah sakit karena menderita hipotermia.

Dua puing besar dari pesawat yang bertabrakan akan dimuat ke truk flatbed dan dibawa ke hanggar untuk diselidiki.

Sementara itu, anggota keluarga diangkut dengan bus dengan pengawalan oleh polisi ke tepi Sungai Potomac di dekat tempat kedua pesawat itu jatuh setelah bertabrakan.

Baca Juga: Duka Selimuti Amerika Serikat, 67 Orang Tewas dalam Tabrakan Pesawat dan Helikopter Militer

Penulis : Tussie Ayu Editor : Desy-Afrianti

Sumber : The Associated Press


TERBARU