> >

Pertempuran Halangi Evakuasi 9 WNI dari Chernihiv, Kemlu Pastikan Logistik Memadai

Krisis rusia ukraina | 13 Maret 2022, 16:59 WIB
Ilustrasi. Citra satelit bertanggal 10 Maret 2022 ini menunjukkan sebuah kompleks industri di Chernihiv, Ukraina terbakar akibat invasi Rusia. Pada Minggu (13/3/2022), sembilan WNI yang terjebak di Chernihiv belum bisa dievakuasi Kemlu. (Sumber: Maxar Technologies via Associated Press)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Sebanyak sembilan warga negara Indonesia (WNI) masih terjebak di kota Chernihiv, Ukraina yang kini menjadi medan tempur. Per Minggu (13/3/2022), Kementerian Luar Negeri RI menyebut evakuasi belum bisa dilakukan.

Alasannya, serangan Rusia masih gencar berlangsung ke kota Chernihiv. Pertempuran pun merusak infrastruktur dan mengganggu layanan umum.

Kota Chernihiv dikepung Rusia sejak awal invasi pada 24 Februari 2022 lalu. Pada Minggu (13/3) pagi, menurut laporan Kyiv Independent, serangan ke Chernihiv kembali terjadi dan sirene peringatan serangan udara berbunyi di kota itu.

“Pertempuran masih terjadi di Chernihiv. Serangan tersebut sempat mengganggu layanan umum seperti air, listrik, gas, dan jaringan komunikasi. Namun hal tersebut sudah bisa diperbaiki kembali,” kata Direktur Perlindungan WNI Kemlu Judha Nugraha kepada Kompas TV, Minggu (13/3).

Menurut keterangan Judha, serangan Rusia ke Chernihiv sempat memutus jaringan komunikasi. Kini, komunikasi antara Kemlu dan sembilan WNI tersebut sudah terhubung kembali.

Baca Juga: 9 WNI Terjebak di Chernihiv Ukraina, Keluarga Korban Menunggu Proses Evakuasi dari Kemenlu

Judha menjamin sembilan WNI di Chernihiv dalam kondisi “aman dan sehat”. Mereka disebut tengah berlindung di safe house.

Judha menjelaskan, safe house yang dimaksud adalah bunker di pabrik plastik tempat mereka bekerja.

Logistik bagi sembilan WNI tersebut pun dinyatakan masih cukup. Juga, fasilitas listrik, air, dan gas disebut sudah beroperasi kembali di Chernihiv.

Pertempuran di Chernihiv membuat Kemlu belum bisa mengevakuasi sembilan WNI dari Chernihiv. Judha menyatakan, KBRI Kyiv dan Tim Perlindungan WNI Kemlu terus berupaya melakukan evakuasi.

Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Edy-A.-Putra

Sumber : Kompas TV


TERBARU