Kedutaan Myanmar di Inggris Dikuasai Junta Militer, Duta Besar Diusir dan Bermalam di Mobil
Kompas dunia | 8 April 2021, 17:11 WIBLONDON, KOMPAS.TV - Duta Besar Myanmar untuk Inggris, Kyaw Zwar Minn, mengungkapkan kantor Kedutaan Besar Myanmar di negara tersebut telah dikuasai oleh junta militer.
Ia dan stafnya juga diminta untuk meninggalkan gedung tersebut oleh atase militer Myanmar.
Zwar Minn pun diberhentikan sebagai perwakilan dari negara yang pemerintahan resminya telah dikudeta oleh junta militer.
Baca Juga: Biden Pulihkan Bantuan AS untuk Palestina Senilai Rp3,4 Triliun yang Sempat Terhenti di Era Trump
Zwar Min merupakan salah satu duta besar Myanmar yang mengkritik junta militer dan menentang kudeta Myanmar pada 1 Februari lalu.
Akibat dari pendudukan tersebut, ia pun terpaksa tidur di mobilnya pada Rabu (7/4/2021) malam.
Menteri Luar Negeri Inggris, Dominic Raab, mengutuk tindakan yang menurutnya seperti sebuah perundungan.
Baca Juga: Kasus Impor Melonjak, Selandia Baru Hentikan Kedatangan Penumpang dari India
Meski begitu, pihak Inggris menegaskan menerima perubahan tersebut.
Hal itu pun membuat Zwar Minn langsung bereaksi. Lewat juru bicaranya ia meminta pihak Inggris tak mengakui duta besar baru pilihan junta militer.
Penulis : Haryo Jati Editor : Eddward-S-Kennedy
Sumber : Kompas TV