KOMPAS.TV - Kain drill merupakan salah satu jenis kain berkualitas yang paling banyak digunakan dalam bisnis industri tekstil. Penggunaannya mulai dari untuk seragam kantor, jas almamater, celana, baju perawat, hingga aksesori estetis dan kekinian.
Hal itu tentu saja tidak terlepas dari berbagai kelebihan dari kain drill. Kain jenis ini termasuk golongan kain dengan kualitas medium hingga premium. Pintalannya yang kuat membuat kain ini awet untuk digunakan dalam jangka waktu lama.
Bagi pemilik bisnis pakaian atau produk berbahan kain lainnya seperti suvenir, penggunaan kain drill memiliki nilai tambah tersendiri. Alasannya, material kain ini lebih mudah untuk dibubuhi bordir dan sablon, seperti logo brand dan desain tertentu.
Dalam penggunaannya sebagai bahan suvenir yang kekinian, kain drill pun sudah banyak digunakan antara lain untuk pembuatan totebag, bucket hat, pouch, bandana, dan masker.
Sebagai informasi, kain drill memiliki beberapa ciri atau karakteristik khusus berupa seratnya rapat, materialnya kuat, teksturnya bergaris miring dengan pola yang berbeda di kedua sisi, dan terbuat dari campuran katun dengan poliester.
Kain drill yang tebal umumnya digunakan untuk bahan seragam kerja, termasuk seragam perawat. Sementara kain drill yang lebih tipis dan ringan lebih banyak digunakan untuk pembuatan kemeja, blus, dan pakaian olahraga.
Saat ini, terdapat beberapa merek kain drill yang banyak beredar di pasaran, yaitu American Drill, Nagata Drill, Japan Drill, Castillo Drill, Unione Drill, Ripstop, dan Pontensha. Unione Drill merupakan salah satu kain drill yang populer karena keunggulannya.
Keunggulan kain Unione Drill
Terdapat beberapa keunggulan kain Unione Drill. Pertama, jenis kain drill satu ini memiliki karakter material yang tebal dan kuat, serta serat yang rapat, sehingga tidak mudah rusak meski sering digunakan untuk rutinitas sehari-hari dan dalam jangka waktu lama.
Kedua, walaupun materialnya tebal, Unione Drill tetap nyaman digunakan sebagai bahan pakaian untuk penduduk di negara beriklim tropis seperti Indonesia. Sebab, materialnya terasa adem di kulit dan memiliki daya serap keringat yang baik.
Keunggulan tersebut membuat kain Unione Drill sangat cocok untuk dijadikan bahan seragam lapangan bagi perusahaan atau profesi tertentu.
Ketiga, Unione Drill tidak mudah kusut sehingga pakaian berbahan jenis kain drill satu ini tetap terlihat rapi meski penggunanya banyak bergerak ketika menjalani rutinitas. Kerapian pakaian tentu dapat memengaruhi rasa percaya diri seseorang.
Keempat, warna kain Unione Drill tidak mudah pudar terutama apabila cara pencucian dan penjemuran dilakukan dengan baik.
Kelima, jenis kain drill ini juga cocok untuk digunakan sebagai bahan untuk pakaian yang lebih kasual. Bagi para fashion designer dan pemilik bisnis konveksi, keunggulan ini bisa menjadi peluang untuk memperluas target pasar.
Bagaimana, apakah Anda tertarik menggunakan kain Unione Drill untuk membuat pakaian atau aksesori? Jenis kain ini cukup mudah ditemukan di toko-toko kain, tetapi pastikan toko yang Anda pilih tepercaya menjual kain yang berkualitas.
Sebagai rekomendasi, Anda dapat membeli kain Unione Drill di Toko Kain CV Mitra Mulia Texindo . Mitra Mulia merupakan Toko Kain di Kota Surabaya, Jawa Timur, yang menjual beragam koleksi warna kain Unione Drill dengan harga terjangkau.
Tidak hanya Unione Drill, toko tersebut juga menjual jenis kain drill lain yaitu American Drill, Japan Drill, Nagata Drill, Ripstop, dan Potensha. Kemudian juga ada kain high twist merek Grandefeel, Valextra, Novus, Tradero, Maximotion, dan Superfeel.
Tersedia juga jenis kain mikro tipis, Milky Taslan, Peles, Oxford Sumtex, Inma, dan Diadora. Jika Anda atau perusahaan Anda berada di luar Kota Surabaya tidak perlu khawatir, sebab produk-produk Mitra Mulia bisa didapatkan melalui Tokopedia dan Shopee. Selain itu, Mitra Mulia juga menerima pengiriman kain ke seluruh Indonesia.
Untuk informasi lebih lanjut seputar toko dan produk, kunjungi situs website Mitra Mulia dan ikuti akun media sosial di Instagram @mitra.mulia, Facebook Mitra Mulia, dan Twitter @mitramulia2.
Sumber : Kompas TV
Gabung ke Channel WhatsApp KompasTV untuk update berita terbaru dan terpercaya.