ABOUT US

Industri media mengalami perubahan dalam satu dasawarsa terakhir. Perubahan menimbulkan tantangan sekaligus peluang bagi Kompas Gramedia. Pengalaman Kompas Gramedia selama 50 tahun menjadi tuntutan berharga bagi kami untuk dapat beradaptasi dan mengelola setiap perubahan.

Media dan teknologi akan menjadi paduan penting pada perkembangan media selanjutnya. Televisi dan media digital akan semakin berperan penting di masyarakat. Kompas Gramedia menyadari tren perubahan ini dan memperkuat kehadirannya melalui media televisi dan media digital.

Menjawab kebutuhan masyarakat akan informasi melalui media televisi, kami hadirkan KompasTV sebagai televisi berita. Ini adalah wujud komitmen untuk meneruskan cita-cita para pendiri Kompas Gramedia untuk terus mendukung dan membangun masyarakat bangsa Indonesia. Bersama media kami yang sudah lebih dulu berkembang di masyarakat, kami yakin KompasTV juga akan menjadi media terdepan pilihan masyarakat. Dukungan dan kerjasama semua pihak sangat kami harapkan untuk menjadi kunci keberhasilan KompasTV di Indonesia.

Dimulai pada bulan September 2011. Perdana di 9 kota besar, hingga saat ini KompasTV sudah bisa dinikmati lebih dari 100 kota di Indonesia dengan kualitas yang prima. Perjalanan ini menunjukan komitmen KompasTV untuk menjadi media terdepan yang inovatif, kreatif, dan inspiratif tak hanya menghadirkan informasi aktual, tapi juga berkualitas.

Kami menyadari kemajuan teknologi informasi yang begitu pesat memberi dampak bagi perilaku masyarakat Indonesia, terutama untuk penikmat layar kaca dan KompasTV. Menjawab tantangan ini, Kami hadir menyapa pemirsa setia dalam bentuk digital di berbagai platform mulai dari televisi berbayar dengan kualitas high definition, free streaming, hingga menjadi yang terdepan di berbagai media sosial.

Pertumbuhan followers KompasTV di sosial media meningkat hingga 700% sejak berdiri, maka tidak sedikit program dan pembahasan di KompasTV menjadi trending topic di Indonesia bahkan dunia. Kami terus mengembangkan jaringan siaran KompasTV di seluruh Indonesia. Ini semua untuk memberikan yang terbaik bagi bangsa sekaligus menjadi yang terdepan di Republik Indonesia. Adalah komitmen KompasTV menjadi media terpercaya untuk memberikan yang terbaik bagi Anda, karena KompasTV, Televisi Berita "Independen Terpercaya".

KOMPASTV NETWORK

JABODETABEK ● BANDUNG ● SUKABUMI ● SEMARANG ● YOGYAKARTA ● PURWOREJO ● SURABAYA ● JEMBER ● ACEH ● PALEMBANG ● BANGKA ● BENGKULU JAMBI ● PONTIANAK ● BANJARMASIN ● MANADO ● MAKASSAR ● GORONTALO ● KENDARI ● KUPANG ● BELU ATAMBUA ● BALI ● SIDIKALANG ● PELAIHARI ● MEDAN ● TENGGARONG ● AMBON ● LAMPUNG ● BALIKPAPAN ● PEKALONGAN ● MERAUKE ● PALU ● PEKANBARU ● OGAN ILIR ● MADIUN ● KEDIRI ● MALANG ● SORONG


Close Ads x
NEWSTICKER
13:51
SEBANYAK 7 TENAGA KESEHATAN RSUCM ACEH UTARA POSITIF TERINFEKSI KORONA, 2 DI ANTARANYA DIRAWAT INTENSIF   PENYALURAN BANTUAN KUOTA DATA INTERNET OLEH KEMDIKBUD DILAKUKAN SELAMA 4 BULAN YAKNI SEPTEMBER-DESEMBER 2020   KEMDIKBUD SALURKAN BANTUAN KUOTA INTERNET PENDIDIKAN KE 27,3 JUTA PENERIMA UNTUK BANTU PEMBELAJARAN JARAK JAUH   GRAHA WISATA TMII SIAP TAMPUNG 102 PASIEN KORONA YANG JALANI ISOLASI   WISMA JAKARTA ISLAMIC CENTRE BERSIAP JADI TEMPAT ISOLASI PASIEN KORONA   PEMKAB SUMEDANG, JABAR, USUL 200 HEKTAR LAHAN NEGARA DIKELOLA DAN DIMANFAATKAN MASYARAKAT   TEKEN KONTRAK SENILAI RP 15 MILIAR, PT PERTAMINA JADI PEMASOK ASPAL SIRKUIT INTERNASIONAL SENTUL   BADAN EKSPLORASI ANTARIKSA JEPANG (JAXA) AKAN GUNAKAN AIR SEBAGAI BAHAN BAKAR EKSPLORASI BULAN PADA 2035   MENKEU SRI MULYANI INGATKAN MENHAN PRABOWO SOAL ANGGARAN RP 137 TRILIUN PADA 2021 TAK HANYA UNTUK BELANJA ALUTSISTA   POLISI SEBUT NAPI NARKOBA CAI CHANGPAN LUBANGI KAMAR TAHANAN DENGAN SEKOP UNTUK KABUR DARI LAPAS TANGERANG   SEBANYAK 28 PELAJAR SMK DITANGKAP POLISI KARENA MEMBAWA SENJATA TAJAM UNTUK TAWURAN DI DEPAN GRAND MAL BEKASI   KOMNAS PEREMPUAN: 115 KASUS KEKERASAN SEKSUAL LIBATKAN PEJABAT PUBLIK SELAMA 2018-2019   ICW SARANKAN PRESIDEN JOKOWI EVALUASI KINERJA PENEGAK HUKUM DALAM PENANGANAN KASUS KORUPSI   MK TOLAK PERMOHONAN UJI MATERI UU PENDIDIKAN TINGGI YANG DIAJUKAN MAHASISWA BERNAMA M ANIS ZHAFRAN AL ANWARY