SANG PENARI Film Terbaik Festival Film Indonesia (FFI) 2011

| Jumat, 10 Februari 2012 | 09:47:01 WIB

Film SANG PENARI karya Ifa Isfansyah ini diangkat dari novel trilogi Ronggeng Dukuh Paruk karya Ahmad Tohari. Mengambil latar tahun 1960-an, film ini menceritakan kisah antara penari ronggeng bernama Srintil (Prisia Nasution) dan Rasus (Oka Antara) yang kemudian berprofesi sebagai tentara.Tinggal di Dukuh Paruk, Banyumas, Srintil dan Rasus tumbuh di tengah kepercayaan masyarakat bahwa penari ronggeng adalah titisan magis yang sangat dipuja. Srintil tumbuh sebagai gadis yang gemar menari, tetua Dukuh Paruk pun percaya bahwa Srintil adalah titisan ronggeng.“Sedulur-sedulurku kabeh.. Srintil dipilih dadi ronggeng..!”.

Tanpa Srintil sadari sebelumnya, menjadi ronggeng justru menghalangi kisah cintanya dengan Rasus. Sebagai ronggeng Srintil tidak hanya pentas dari panggung ke peanggung, ia juga menjadi milik warga Dukuh Paruk. Srintil harus melayani setiap pria yang mampu memberinya imbalan.

“Ronggeng ki duniaku, wujud darma baktiku untuk Dukuh Paruk..”

Rasus yang tidak tahan melihat wanita yang dicintainya menjadi ronggeng, memilih pergi dari Dukh Paruk dan memutuskan menjadi tentara. Tahun berllau, Rasus kemudian dihadapkan antara memilih cintanya pada Srintil atau loyalitasnya pada negara. Sementara itu, tiba-tiba perkara muncul di Dukuh Paruk. Warga desa itu dianggap mendukung partai komunis, Srintil dan seluruh warga desa pun ditangkap oleh para tentara.

KOMPAS GRAMEDIA PRODUCTION, Indika Pictures, Les Petites Lumieres, dan Lynx Films mempersembahkan “SANG PENARI”.

This text will be replaced